Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Call On The Next Speaker Terhadap Keterampilan Berbicara Murid Kelas V MIN 1 Agam

Syakilah, Diva (2026) Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Call On The Next Speaker Terhadap Keterampilan Berbicara Murid Kelas V MIN 1 Agam. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover Dll)
Diva Syakilah 2214070088,Cover Dll.pdf - Published Version

Download (527kB)
[img] Text (Bab I)
Diva Syakilah 2214070088,Bab 1.pdf - Published Version

Download (417kB)
[img] Text (Bab III)
Diva Syakilah 2214070088,Bab 3.pdf - Published Version

Download (534kB)
[img] Text (Bab V Dan Daftar Pustaka)
Diva Syakilah 2214070088,Bab 5-Dapus_removed.pdf - Published Version

Download (251kB)
[img] Text (Fulltext)
Diva Syakilah 2214070088,Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

bertujuan untuk mengetahui, perbedaan peningkatan keterampilan berbicara murid antara kelas yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe call on the next speaker dengan kelas yang menggunakan model pembelajaran ekspositori di MIN 1 Agam, dan perbedaan keterampilan berbicara murid antara kelas yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe call on the next speaker dengan kelas yang menggunakan model pembelajaran ekspositori di MIN 1 Agam. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan pola quasi experiment dan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh murid kelas V MIN 1 Agam tahun ajaran 2026/2027 yang berjumlah 76 orang, dengan teknik pengambilan sampel berupa purposive sampling, sehingga sampel penelitian berjumlah 76 murid, terdiri dari 25 murid kelas VA sebagai kelas eksperimen, 26 murid kelas VB sebagai kelas kontrol, dan 25 murid kelas VC sebagai kelas uji coba. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes unjuk kerja keterampilan berbicara yang dinilai menggunakan rubrik penilaian. Instrumen penelitian berupa rubrik dengan 5 aspek: pelafalan, intonasi, kelancaran, kebahasaan dan isi pembicaraan, serta ekspresi atau bahasa tubuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,60 dengan kategori sedang, sedangkan kelas kontrol sebesar 0,24 dengan kategori rendah. Hasil Independent Samples T-Test terhadap nilai N-Gain menunjukkan nilai t hitung sebesar 4,861 dengan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, sehingga terdapat perbedaan peningkatan keterampilan berbicara yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Selanjutnya, hasil Independent Samples T-Test terhadap nilai posttest menunjukkan nilai t hitung sebesar −6,672 dengan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, sehingga terdapat perbedaan keterampilan berbicara yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Call on the Next Speaker terbukti efektif dan memberikan perbedaan yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan berbicara murid kelas V pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di MIN 1 Agam dibandingkan dengan model pembelajaran ekspositori. Penelitian ini merekomendasikan agar model pembelajaran kooperatif tipe Call on the Next Speaker dapat digunakan sebagai salah satu model pembelajaran kooperatif untuk memvariasikan model pembelajaran di kelas pada mata Pelajaran Bahasa Indonesia, karena berpengaruh terhadap peningkatan keterampilan berbicara murid.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Model pembelajaran kooperatif, call on the next speaker, keterampilan berbicara.
Subjects: U Umum (General) > Pendidikan
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: Ruang Baca FTK
Date Deposited: 02 Oct 2026 02:28
Last Modified: 02 Oct 2026 02:28
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/36690

Actions (login required)

View Item View Item