Hanif, Muhammad Ihsanul (2026) Analisis Efisiensi Bank Syariah Di Indonesia Menggunakan Metode Data Envelopment Analysis (DEA). Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover)
skripsi final anipp-1-12.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
skripsi final anipp-13-20.pdf - Published Version Download (375kB) |
|
|
Text (BAB III)
skripsi final anipp-43-56.pdf - Published Version Download (455kB) |
|
|
Text (BAB V)
skripsi final anipp-80-83.pdf - Published Version Download (368kB) |
|
|
Text (Full Tex)
skripsi final anipp.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efisiensi teknis Bank Umum Syariah (BUS) di Indonesia selama periode 2021–2024. Pertumbuhan industri perbankan syariah yang signifikan dalam beberapa dekade terakhir belum sepenuhnya diikuti dengan efisiensi operasional yang optimal, sehingga pengukuran efisiensi menjadi instrumen krusial untuk mengevaluasi kinerja dan daya saing lembaga keuangan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan Data Envelopment Analysis (DEA) model Constant Return to Scale (CRS) yang berorientasi pada input. Sampel penelitian terdiri dari enam bank syariah yang dipilih melalui metode purposive sampling, yaitu PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, PT Bank Mega Syariah, PT BCA Syariah, PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah (BTPN Syariah), dan PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk. Variabel input yang digunakan meliputi total aset, dana pihak ketiga (DPK), dan beban operasional, sedangkan variabel output mencakup total pembiayaan dan pendapatan operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan tingkat efisiensi lembaga keuangan syariah di Indonesia masih relatif rendah. Berdasarkan analisis skor efisiensi (θ), hanya BTPN Syariah (periode 2021) yang mencapai efisiensi penuh (skor θ=1) dan menjadi benchmark utama bagi bank-bank lainnya dalam pengelolaan operasional. Faktor-faktor utama penyebab inefisiensi yang ditemukan adalah adanya input redundancy, di mana kapasitas modal (aset) dan DPK yang besar belum mampu ditransformasikan secara maksimal menjadi pembiayaan, serta tingginya beban operasional yang tidak sebanding dengan pendapatan yang dihasilkan. Implikasi dari penelitian ini menyarankan agar manajemen bank syariah melakukan optimalisasi alokasi aset pada sektor produktif dan meningkatkan efisiensi biaya melalui digitalisasi layanan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Efisiensi, Bank Umum Syariah, Data Envelopment Analysis (DEA), Constant Return to Scale (CRS), Intermediasi. |
| Subjects: | Tajuk Subjek > 300 Ilmu Sosial > 330 Ilmu Ekonomi > Ekonomi Keuangan > Bank, Perbankan |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Perbankan Syari'ah |
| Depositing User: | Ruang Baca FEBI |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 06:22 |
| Last Modified: | 11 Aug 2026 04:21 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/34363 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
