Rahmarani, Inka (2026) Catfishing dalam virtual relationship: Analisis filsafat eksistensialisme Jean-Paul Sartre tentang autentisitas dan bad faith (Mauvaise Foi). Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (COVER)
cover.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB 1)
bab 1.pdf - Published Version Download (417kB) |
|
|
Text (BAB 3)
bab 3.pdf - Published Version Download (239kB) |
|
|
Text (BAB 5)
bab 5.pdf - Published Version Download (341kB) |
|
|
Text (Full Text)
skripsi full text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan ruang digital yang memungkinkan terbentuknya virtual relationship sebagai bentuk relasi interpersonal yang berlangsung tanpa kehadiran fisik secara langsung. Di balik kemudahan komunikasi tersebut, muncul fenomena catfishing, yaitu penggunaan identitas palsu untuk membangun hubungan dengan orang lain di ruang virtual. Fenomena ini menunjukkan adanya jarak antara identitas yang ditampilkan dengan kondisi faktual individu, sehingga menimbulkan persoalan mengenai kebebasan, tanggung jawab, autentisitas, dan bad faith dalam kehidupan manusia digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena catfishing dalam virtual relationship melalui perspektif filsafat eksistensialisme Jean-Paul Sartre, khususnya konsep kebebasan, autentisitas, dan bad faith. Konsep-konsep tersebut menjadi landasan untuk memahami bagaimana individu membentuk identitas, menghadirkan diri, serta memaknai eksistensinya di ruang virtual. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data diperoleh dari karya-karya Jean-Paul Sartre, terutama Being and Nothingness dan Existentialism is a Humanism, serta berbagai literatur yang membahas virtual relationship, catfishing, identitas digital, dan eksistensialisme. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur dan dianalisis secara filosofis untuk menemukan hubungan konseptual antara fenomena catfishing dan pemikiran eksistensialisme Sartre. Hasil penelitian menunjukkan bahwa catfishing merupakan bentuk penggunaan kebebasan manusia dalam membentuk identitas digital, namun pada saat yang sama dapat menjadi manifestasi dari bad faith ketika individu menyembunyikan kondisi faktual dirinya dan menghindari tanggung jawab atas kebebasan yang dimilikinya. Sikap autentik menuntut individu untuk mengakui kondisi faktual dirinya serta bertanggung jawab atas pilihan yang dibuat, sedangkan bad faith muncul ketika individu menipu dirinya sendiri dengan bersembunyi di balik identitas atau peran tertentu. Dengan demikian, fenomena catfishing dalam virtual relationship dapat dipahami sebagai bentuk krisis autentisitas yang menunjukkan ketegangan antara kebebasan, tanggung jawab, dan upaya manusia untuk membangun makna dirinya di ruang digital. Kata Kunci: Catfishing, Virtual Relationship, Jean-Paul Sartre, Autentisitas, Bad Faith.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Catfishing, Virtual Relationship, Jean-Paul Sartre, Autentisitas, Bad Faith. |
| Subjects: | U Umum (General) > Filsafat |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Aqidah dan Filsafat Islam |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 08:40 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 08:40 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/34230 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
