Wati, Widya (2026) Pelaksanaan Layanan Konseling Individual Bagi Siswa yang Terlambat Datang di MAN Kota Pariaman. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover)
Widya Wati. NIM 2114060009. Cover.pdf - Published Version Download (953kB) |
|
|
Text (BAB l)
Widya Wati. NIM 2114060009. BAB l.pdf - Published Version Download (473kB) |
|
|
Text (BAB lll)
Widya Wati. NIM 2114060009. BAB lll.pdf - Published Version Download (469kB) |
|
|
Text (BAB V)
Widya Wati. NIM 2114060009. BAB V.pdf - Published Version Download (468kB) |
|
|
Text (Full Text)
Widya Wati. NIM 2114060009. Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Masih ditemukannya siswa yang sering datang terlambat ke sekolah di MAN Kota Pariaman menjadi persoalan yang perlu ditangani secara serius. Berdasarkan data awal, dari total 513 siswa terdapat sekitar 20 siswa atau sebesar 4%, yang tercatat datang terlambat per harinya, baik secara berulang maupun dalam beberapa kesempatan. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, seperti bangun kesiangan, jarak rumah yang jauh, kendala kendaraan, serta kurangnya kesadaran akan pentingnya kedisiplinan. Oleh karena itu, layanan konseling individual menjadi salah satu upaya yang dilakukan oleh guru Bimbingan dan Konseling untuk membantu siswa mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan layanan konseling individual oleh guru BK dalam menangani keterlambatan siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan sumber data terdiri dari guru BK, siswa, wali kelas, dan guru piket. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh informasi yang akurat terkait pelaksanaan layanan konseling individual. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sehingga diperoleh gambaran yang menyeluruh mengenai proses serta efektivitas layanan konseling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan layanan konseling individual di MAN Kota Pariaman dilakukan dengan baik dan melibatkan koordinasi yang efektif antara guru BK, wali kelas, dan guru piket. Layanan ini dilaksanakan melalui lima tahapan, yaitu pengantaran, penjajakan, penafsiran, pembinaan, dan penilaian. Pada tahap pengantaran, guru BK menjelaskan maksud dan tujuan konseling serta membangun kepercayaan siswa. Pada tahap penjajakan, guru BK menggali informasi secara mendalam dan menelusuri penyebab keterlambatan siswa. Pada tahap penafsiran dilakukan dengan menganalisis informasi yang diperoleh untuk menentukan strategi pembinaan sesuai kebutuhan siswa. Selanjutnya, pada tahap pembinaan, guru BK memberikan arahan, bimbingan, motivasi dan dukungan agar siswa mampu mengatasi masalah yang dihadapinya. Tahap terakhir adalah penilaian, di mana guru BK mengevaluasi efektivitas layanan dengan memantau perubahan perilaku siswa melalui catatan harian, komunikasi dengan wali kelas dan guru piket, serta pengamatan langsung, seperti meningkatnya disiplin waktu dan berkurangnya frekuensi keterlambatan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Layanan Konseling Individual, Perilaku Terlambat Siswa |
| Subjects: | U Umum (General) > Pendidikan Tajuk Subjek > Filsafat dan Psikologi > Psikologi > Konseling U Umum (General) > Ilmu Sosial > Pendidikan Konseling, Bimbingan Murid, Penyuluhan Murid |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Bimbingan Konseling Pendidikan Islam |
| Depositing User: | Ruang Baca FTK |
| Date Deposited: | 04 Mar 2026 06:41 |
| Last Modified: | 04 Mar 2026 06:41 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/32662 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
