Zanesti, Festira (2026) Retorika Dakwah Khatib di Kelurahan Pasie Nan Tigo. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover dan Daftar Isi)
Festira Zanesti. NIM 2012010096 - Cover dan Daftar Isi.pdf - Published Version Download (504kB) |
|
|
Text (BAB I)
Festira Zanesti. NIM 2012010096 - BAB I.pdf - Published Version Download (298kB) |
|
|
Text (BAB III)
Festira Zanesti. NIM 20120100996 - BAB III.pdf - Published Version Download (275kB) |
|
|
Text (BAB V dan Daftar Pustaka)
Festira Zanesti. NIM 2012010096 - BAB V dan Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (412kB) |
|
|
Text (Full Text)
Festira Zanesti. NIM 2012010096 - full text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Meskipun khutbah Jumat menjadi satu-satunya bentuk dakwah yang secara rutin diikuti oleh masyarakat nelayan di Pasie Nan Tigo, efektivitas penyampaiannya masih menjadi persoalan. Rendahnya tingkat pendidikan, dominasi budaya lisan, dan keterbatasan akses terhadap bentuk dakwah lain membuat pesan-pesan keagamaan sering kali sulit dipahami dan kurang membekas. Ketidaksesuaian gaya retoris khatib dengan latar sosial dan budaya nelayan memperburuk kondisi ini, sehingga dakwah menjadi tidak relevan dengan kebutuhan hidup mereka. Dalam konteks masyarakat pesisir yang hidup dalam tekanan ekonomi dan keterbatasan informasi, retorika dakwah tidak hanya menjadi sarana penyampaian ajaran, tetapi juga menjadi jembatan komunikasi yang menentukan keberhasilan internalisasi nilai-nilai keislaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya retorika dakwah khatib dalam khutbah Jumat kepada masyarakat nelayan di Kelurahan Pasie Nan Tigo, Padang. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif, penelitian ini mengungkap praktik dakwah melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan khatib, serta dokumentasi. Subjek penelitian adalah tiga khatib yang aktif berdakwah di kawasan nelayan, sementara objeknya adalah gaya retoris yang digunakan dalam menyampaikan pesan dakwah. Data primer diperoleh dari interaksi langsung di lapangan, sedangkan data sekunder berasal dari literatur terkait teori retorika klasik, komunikasi dakwah, dan konteks masyarakat pesisir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga khatib telah menerapkan prinsip-prinsip retorika klasik secara harmonis, meliputi inventio, dispositio, elocutio, dan actio. Masing-masing unsur diaplikasikan dengan menyesuaikan gaya pribadi khatib terhadap karakter sosial jamaah, sehingga menghasilkan khutbah yang komunikatif, menyentuh, dan relevan. Khatib berhasil mengangkat isu-isu aktual masyarakat nelayan serta menyusunnya secara sistematis, dengan gaya bahasa yang sederhana namun bermakna. Penyampaian secara vokal dan visual juga memperkuat kehadiran khatib di atas mimbar, menjadikan khutbah sebagai media dakwah yang tidak hanya informatif, tetapi juga inspiratif. Penelitian ini menegaskan pentingnya strategi retoris yang kontekstual dalam meningkatkan efektivitas dakwah Islam di kalangan masyarakat marginal.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Retorika, Dakwah, Khatib, Khutbah Jumat, Masyarakat Nelayan, Five Canons of Rhetoric |
| Subjects: | Agama Islam > Filsafat dan Perkembangan Islam > Komunikasi |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi Penyiaran Islam |
| Depositing User: | Ruang Baca FDIK |
| Date Deposited: | 04 Mar 2026 03:33 |
| Last Modified: | 04 Mar 2026 03:33 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/32573 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
