Gambaran Keluarga Muda Islam Perkotaan Dalam Membangun Keharmonisan Keluarga di Kota Padang

Syahratullayali, Syahratullayali (2025) Gambaran Keluarga Muda Islam Perkotaan Dalam Membangun Keharmonisan Keluarga di Kota Padang. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover- Daftar Isi)
SKRIPSI SYAHRA Halaman Awal.pdf - Published Version

Download (560kB)
[img] Text (BAB I)
SKRIPSI SYAHRA BAB I.pdf - Published Version

Download (397kB)
[img] Text (BAB III)
SKRIPSI SYAHRA BAB III.pdf - Published Version

Download (177kB)
[img] Text (BAB V dan Daftar Pustaka)
SKRIPSI SYAHRA BAB V dan Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (256kB)
[img] Text (Full Text)
SKRIPSI SYAHRA Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Keharmonisan keluarga merupakan fondasi penting dalam konteks kehidupan berumah tangga. Bentuk keluarga inti di perkotaan berbeda dengan keluarga besar di pedesaan, terutama dalam pengasuhan anak dan kualitas hubungan. Di perkotaan tekanan perubahan sosial dan kebutuhan hidup mempengaruhi interaksi dalam keluarga. Peran ganda perempuan bekerja di perkotaan berdampak pada konflik waktu dan tanggung jawab, yang dapat mempengaruhi keharmonisan keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana gambaran keluarga muda Islam perkotaan dalam membangun keharmonisan keluarga. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif. Informan penelitian berjumlah 5 keluarga yang dipilih melalui Teknik insidental sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Uji keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi. Teknik analisis data dilakukan melalui 3 tahap yaitu tahap pengumpulan data, reduksi data dan penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian memperlihatkan: 1) Keharmonisan keluarga dalam aspek kasih sayang antara keluarga menunjukkan hubungan emosional yang harmonis. Sebagian besar keluarga mampu menjalankan peran dan kewajiban masing-masing dengan baik. Namun, satu keluarga yang belum sepenuhnya mengimplementasikan peran tersebut. 2) Dalam aspek saling pengertian sesama anggota keluarga menunjukkan sikap pengertian. Tapi satu keluarga menunjukkan kurangnya pengertian karena kesibukan masing-masing anggota yang mengurangi perhatian terhadap kebutuhan keluarga. 3) Dalam aspek dialog atau komunikasi yang terjalin di dalam keluarga ada perbedaan dalam intensitas komunikasi. Satu keluarga membatasi pembicaraan hanya yang penting saja, sedangkan yang lain berkomitmen menyediakan waktu cukup untuk dialog santai dan serius. 4) Dalam aspek mempunyai waktu bersama, semua informan melakukan berbagai kegiatan bersama seperti gotong royong, bermain dengan anak, dan rekreasi untuk memperkuat ikatan keluarga. Meskipun kesibukan pekerjaan tinggi, waktu berkualitas bersama menjadi sarana penting menjaga keharmonisan di lingkungan perkotaan. Berdasarkan temuan penelitian secara umum keluarga muda Islam perkotaan yang menjadi informan penelitian menunjukkan usaha yang nyata dan konsisten dalam menerapkan aspek-aspek utama keharmonisan keluarga. Berikut kesimpulannya: 1. Gambaran keluarga muda Islam perkotaan dilihat dari aspek kasih sayang antar anggota keluarga terpancar dalam bentuk perhatian tulus, sikap saling mendukung, dan penerimaan yang penuh tanpa syarat, yang menjadi fondasi kuat bagi terciptanya ikatan emosional dan rasa aman dalam keluarga. 2. Gambaran keluarga muda Islam perkotaan dilihat dari aspek saling pengertian antar anggota keluarga juga menjadi kunci keberhasilan dalam membangun keharmonisan. Keluarga yang mampu memahami kondisi, perasaan, serta peran masing-masing anggota mampu menanggapi setiap tantangan rumah tangga dengan bijaksana dan mengurangi potensi timbulnya konflik yang merugikan. 3. Gambaran keluarga muda Islam perkotaan dilihat dari aspek dialog atau komunikasi yang efektif dijalani dengan keterbukaan, kejujuran, dan empati dalam menyampaikan pikiran dan perasaan, meskipun kendala waktu akibat tuntutan pekerjaan dan kesibukan menjadi tantangan nyata yang harus dihadapi. 4. Gambaran keluarga muda Islam perkotaan dilihat dari aspek terakhir yaitu mempunyai waktu bersama anggoat keluarga menjadi elemen yang sangat penting dimana keluarga berusaha menyediakan dan memanfaatkan waktu berkualitas secara bersama guna memperkuat kedekatan emosional dan membangun suasana yang harmonis meskipun dibatasi oleh dinamika kehidupan perkotaan yang padat dan kompleks.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Keluarga Muda Islam Perkotaan, Keharmonisan Keluarga
Subjects: Agama Islam > Filsafat dan Perkembangan Islam > Psikologi Dakwah Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Bimbingan Konseling Islam
Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Bimbingan Konseling Islam
Depositing User: Ruang Baca FDIK
Date Deposited: 26 Feb 2026 02:49
Last Modified: 26 Feb 2026 02:49
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/31530

Actions (login required)

View Item View Item