Perbedaan Motivasi Kerja Guru yang Bersertifikasi Ditinjau dari Jenis Kelamin di Madrasah Aliyah Negeri 2 Agam

Sofa, Ikhwanus (2025) Perbedaan Motivasi Kerja Guru yang Bersertifikasi Ditinjau dari Jenis Kelamin di Madrasah Aliyah Negeri 2 Agam. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover -Daftar Isi)
cover sampai daftar isi.pdf

Download (954kB)
[img] Text (BAB I)
BAB 1 SOFA.pdf

Download (490kB)
[img] Text (BAB III)
BAB 3 ikhwanus.pdf

Download (542kB)
[img] Text (BAB V - DAFTAR PUSTAKA)
BAB 5 Ikhwanus.pdf

Download (337kB)
[img] Text (Full Teks)
full teks.pdf

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan motivasi kerja guru yang bersertifikasi ditinjau dari jenis kelamin di MAN 2 Agam. Motivasi kerja merupakan dorongan internal maupun eksternal yang memengaruhi semangat, kinerja, dan pencapaian tujuan guru dalam melaksanakan tugasnya. Dan rumusan dari penelitian ini adalah Apakah terdapat perbedaan motivasi kerja guru yang bersertifikasi ditinjau dari jenis kelamin Di MAN 2 Agam Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan komparatif. Populasi penelitian adalah seluruh guru bersertifikasi di MAN 2 Agam, dengan jumlah sampel sebanyak 39 orang yang terdiri dari 14 guru laki-laki dan 25 guru perempuan. Instrumen penelitian berupa angket motivasi kerja yang disusun berdasarkan indikator kebutuhan fisik, kebutuhan rasa aman, kebutuhan sosial, serta kebutuhan akan penghargaan sesuai kemampuan, menggunakan skala Likert 1–5. Data dianalisis melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan One Way Anova (SPSS) Versi 30. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan tingkat motivasi kerja guru sertifikasi ditinjau dari jenis kelamin. Hal ini dibuktikan dari hasil analisis data melalui uji Independent Sample T-Test yang mana hasil nya menunjukkan sig.(2-tailed) =0,174. Sebagaimana dasar pengambilan keputusan/kriteria penerimaan hipotesis, jika nilai sig.(2-tailed) < 0,05, maka terdapat perbedaan yang signifikan antara motivasi kerja guru sertifikasi ditinjau dari jenis kelamin dan jika nilai sig.(2-tailed) > 0,05, maka tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara motivasi kerja guru sertifikasi ditinjau dari jenis kelamin. Dan berdasarkan hasil analisis data melalui uji Independent Sample T-Test yang mana menunjukkan nilai sig.(2-tailed) = 0.174 > 0,05 , maka dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak yang berarti terdapat perbedaan motivasi kerja antara guru sertifikasi laki laki dan perempuan. Hal ini sesuai dengan teori Gender Equity theory in the woekplace, menurut teori kesetaraan gender dalam konteks kerja, ketika organisasi atau lembaga pendidikan memberikan akses dan peluang yang sama kepada semua pegawai tanpa memandang jenis kelamin, maka potensi motivasi kerja yang dihasilkan pun cenderung setara. dalam hal ini, program sertifikasi guru adalah bentuk penghargaan profesional yang bersifat objektif dan adil, karena didasarkan pada kompetensi, pengalaman, dan pencapaian, bukan gender

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Guru Bersertifikasi, Motivasi Kerja
Subjects: U Umum (General) > Pendidikan
U Umum (General) > Manajemen
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: Ruang Baca FTK
Date Deposited: 09 Sep 2025 04:03
Last Modified: 09 Sep 2025 04:03
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/31073

Actions (login required)

View Item View Item