Wija Rahma, Gebi (2025) Resiliensi Mahasiswa Pasca Kematian Orang Tua Di Fakultas Dakwah Dan Ilmu Komunikasi Uin Imam Bonjol Padang. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover- Daftar isi)
Gebi Rahma Wija. NIM 2112020054. Cover-Daftar isi.pdf - Published Version Download (732kB) |
|
|
Text (BAB I)
Gebi Rahma Wija. NIM 2112020054. BAB I.pdf - Published Version Download (339kB) |
|
|
Text (BAB III)
Gebi Rahma Wija. NIM 2112020054. BAB III.pdf - Published Version Download (259kB) |
|
|
Text (BAB V)
Gebi Rahma Wija. NIM 2112020054.BAB V-Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (314kB) |
|
|
Text (FULL TEKS)
Gebi Rahma Wija. NIM 2112020054. Full Tekst.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Mahasiswa merupakan individu yang berada pada tahap perkembangan dewasa awal, yang rentan mengalami tekanan psikologis ketika dihadapkan pada situasi sulit, seperti kehilangan orang tua. Kehilangan ini berdampak pada emosional, akademik, sosial, dan ekonomi, serta menimbulkan stres yang mengganggu keseimbangan hidup. Resiliensi menjadi kemampuan penting untuk membantu mahasiswa bangkit dan beradaptasi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan resiliensi mahasiswa pasca kehilangan dalam aspek regulasi emosi, pengendalian implus, dan aspek optimisme pada mahasiswa pasca kematian orang tua Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Imam Bonjol Padang. Jenis penelitian yang digunakan adalah field research dengan metode kualitatif bersifat deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi karena kematian orang tua. Subjek penelitian ditentukan secara snowball sampling maka diperoleh sebanyak 8 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Teknik analisis data, redukasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resiliensi dalam: (1) Aspek regulasi emosi, dua informan butuh waktu lama untuk pulih karena kedekatan dengan orang tua, satu informan lebih cepat beradaptasi berkat kesiapan mental dan dukungan lingkungan. Dua informan menunjukkan bentuk koping yang reflektif dan spiritual melalui doa dan aktivitas keagamaan, dua informan cenderung menarik diri dari interaksi sosial. Satu informan bahkan memanfaatkan kegiatan kampus untuk memperkuat ketahanan emosionalnya. (2) Aspek pengendalian impuls, tujuh informan mampu mengendalikan dorongan impulsif yang muncul setelah kehilangan, meskipun beberapa mengalami fase sulit di awal. Satu informan menunjukkan pengendalian impuls yang belum stabil, meskipun telah menunjukkan perbaikan. (3) Aspek optimisme, empat informan menunjukkan optimisme yang tinggi, dengan keyakinan kuat bahwa mereka mampu melewati kesedihan dan meraih tujuan hidup. Dua informan berada pada tingkat optimisme sedang, memiliki arah hidup yang jelas meski masih menghadapi tantangan emosional. Sementara itu, dua informan menunjukkan optimisme yang rendah, namun tetap memiliki harapan yang menjadi sumber motivasi untuk bertahan dan melanjutkan pendidikan. Kata Kunci: Resiliensi, Mahasiswa, Regulasi Emosi, Pengendalian Implus, dan Optimisme.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Resiliensi, Mahasiswa, Regulasi Emosi, Pengendalian Implus, dan Optimisme. |
| Subjects: | D History General and Old World > D History (General) |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Bimbingan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Bimbingan Konseling Islam |
| Depositing User: | Ruang Baca FDIK |
| Date Deposited: | 07 Sep 2025 09:36 |
| Last Modified: | 07 Sep 2025 09:36 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/30221 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
