Dwika, Puja (2025) Makna Motivasi dalam Lirik Lagu "Hanya Lolongan" Karya Nabila Taqiyyah (Analisis Semiotika Charles Sanders Pierce). Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (COVER- DAFTAR ISI)
cover puja dwika (3).pdf - Published Version Download (567kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I puja dwika (3).pdf - Published Version Download (695kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III puja dwika (1).pdf - Published Version Download (315kB) |
|
|
Text (BAB V - DAFTAR PUSTAKA)
BAB V puja dwika (1).pdf - Published Version Download (348kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
SKIPSI FULL PUJA DWIKA.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh meningkatnya perhatian terhadap kesehatan mental di era digital, di mana musik berperan penting sebagai media dukungan emosional dan motivasi. Lagu Hanya Lolongan karya Nabila Taqiyyah (Mei 2024) menarik perhatian luas karena mengangkat tema perjuangan menghadapi kesedihan dan keterpurukan, serta pentingnya mempertahankan harapan. Viral di TikTok dengan tagar #MentalHealth dan masuk trending di YouTube serta Spotify, lagu ini menunjukkan bahwa musik dapat menjadi sarana penyembuhan diri (self-healing) yang membantu individu menemukan makna hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna motivasi dalam lirik lagu Hanya Lolongan karya Nabila Taqiyyah dengan menggunakan pendekatan logoterapi Viktor Frankl dan semiotika Charles Sanders Peirce. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan objek analisis bait-bait lirik lagu. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipan dan studi kepustakaan, lalu dianalisis dengan model triadik Peirce (representamen, objek, interpretant) dan prinsip logoterapi yang meliputi freedom of will, will to meaning, meaning of life, serta existential vacuum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu ini memuat pesan motivasional yang selaras dengan logoterapi. Freedom of will tampak dalam ajakan memilih sikap positif di tengah penderitaan, will to meaning tercermin dalam pencarian tujuan hidup, meaning of life terlihat dalam harapan masa depan dan kritik terhadap kepalsuan sosial, sementara existential vacuum digambarkan sebagai kehampaan yang memicu pencarian makna. Kesimpulannya, makna motivasi yang paling dominan adalah will to meaning, yaitu dorongan untuk menemukan makna hidup meskipun berada dalam penderitaan. Penelitian ini diharapkan berkontribusi pada kajian akademik tentang makna motivasi dan kesehatan mental dalam karya sastra, khususnya lirik lagu.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Makna Motivasi, Lirik Lagu, Hanya Lolongan, Nabila Taqiyyah, Logoterapi, Viktor Frankl, Semiotika, Charles Sanders Peirce. |
| Subjects: | Tajuk Subjek > 899.221 Sastra Indonesia |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi Penyiaran Islam |
| Depositing User: | Ruang Baca FDIK |
| Date Deposited: | 07 Sep 2025 06:50 |
| Last Modified: | 22 Jul 2026 03:21 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/29970 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
