Pengaruh Model Pembelajaran Double Loop Problem Solving (DLPS) Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Peserta Didik Kelas VII MTsN 01 Pesisir Selatan

Hutari, Stevie (2025) Pengaruh Model Pembelajaran Double Loop Problem Solving (DLPS) Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Peserta Didik Kelas VII MTsN 01 Pesisir Selatan. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover - Daftar Isi)
Stevie Hutari. NIM 2014040049. Cover-Daftar isi.pdf - Published Version

Download (2MB)
[img] Text (BAB I)
Stevie Hutari. NIM 2014040049. BAB I.pdf - Published Version

Download (526kB)
[img] Text (BAB III)
Stevie Hutari. NIM 2014040049. BAB III.pdf - Published Version

Download (977kB)
[img] Text (BAB V - Daftar Pustaka)
Stevie Hutari. NIM 2014040049. BAB V - Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (338kB)
[img] Text (Full Text)
Stevie Hutari. NIM 2014040049. Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (9MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini di latarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik kelas VII MTsN 01 Pesisir Selatan. Hal ini disebabkan peserta didik tidak dapat menyelesaikan soal sesuai dengan prosedur dan menggunakan cara atau metode yang tepat. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menggunakan model pembelajaran Double Loop Problem Solving (DLPS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik yang belajar dengan model Double Loop Problem Solving (DLPS) dengan peserta didik yang menggunakan model Problem Based Learninig (PBL) di kelas VII MTsN 01 Pesisir Selatan. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experimental Design dengan rancangan Randomized Control Group Only Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII Tahun Pelajaran 2024/2025. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling dengan memperoleh populasi yang normal, memiliki variansi yang homogen dan memiliki kesamaan rata-rata sehingga terpilih kelas VII.G sebagai kelas eksperimen dan kelas VII.H sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan pemecahan masalah matematis yang dianalisis menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil tes, diperoleh bahwa nilai rata-rata hasil tes pemecahan masalah matematis kelas eksperimen 83.84 dan kelas kontrol 75.16. Setelah dilakukan uji hipotesis dengan uji-t, pada selang kepercayaan 95% diperoleh thitung (2.634) > ttabel (1.67) maka keputusannya H1 diterima. Dapat disimpulkan terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik yang belajar menggunakan model pembelajaran Double Loop Problem Solving (DLPS) dan yang belajar menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) di kelas VII MTsN 01 Pesisir Selatan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Double Loop Problem Solving (DLPS), Problem Based Learning (PBL),kemampuan pemecahan masalah matematis
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Tadris > Tadris Matematika
Depositing User: Ruang Baca FTK
Date Deposited: 04 Sep 2025 21:49
Last Modified: 04 Sep 2025 21:49
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/27728

Actions (login required)

View Item View Item