Nuhdillah, Alwan (2025) Peran Logo Halal Pada Kepercayaan Konsumen Produk Makanan dan Minuman di GOR Haji Agus Salim Kota Padang. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover-daftar isi)
Awalan skripsi alwan.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (Bab I)
BAB 1 .pdf - Published Version Download (598kB) |
|
|
Text (Bab 3)
BAB 3.pdf - Published Version Download (585kB) |
|
|
Text (Bab 5-penutup)
BAB V PENUTUP.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (Full teks)
SKRIPSI FULL ALWAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menghambat peran logo halal dalam meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk makanan dan minuman, dengan studi kasus di kawasan GOR Haji Agus Salim, Kota Padang. Meskipun logo halal memiliki peran penting sebagai jaminan kehalalan suatu produk, implementasinya di lapangan masih menghadapi berbagai hambatan yang berdampak pada persepsi dan tingkat kepercayaan konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor utama yang menjadi penghambat. Pertama, adanya asumsi sosial bahwa produk makanan di lingkungan mayoritas Muslim telah halal secara otomatis menyebabkan sebagian besar konsumen merasa tidak perlu lagi memverifikasi kehalalan melalui logo resmi. Hal ini diperkuat oleh kurangnya edukasi yang menyeluruh mengenai pentingnya logo halal dan manfaatnya bagi konsumen. Kedua, pelaku usaha mikro dan kecil (UMKM) di kawasan tersebut menghadapi berbagai tantangan dalam mengakses proses sertifikasi, seperti kendala biaya, prosedur yang dianggap rumit, serta keterbatasan informasi dan pendampingan teknis. Berdasarkan pengamatan lapangan, hanya sebagian kecil pedagang yang sudah memiliki logo halal resmi pada produknya, sementara sebagian besar lainnya belum mengantongi logo tersebut. Ketiga, kelemahan dalam sistem pengawasan dan penegakan hukum terhadap klaim halal menyebabkan potensi penyalahgunaan label halal semakin terbuka. Ketika tidak terdapat jaminan validitas terhadap logo halal, kepercayaan konsumen terhadap sistem logocenderung menurun. Keempat, persepsi negatif juga muncul dari pengalaman konsumen terhadap ketidakjelasan informasi, kurangnya transparansi proses, serta adanya pengalaman pribadi yang menimbulkan keraguan terhadap keabsahan label halal. Hal ini turut memperburuk situasi dan menjadi penghalang dalam membangun kepercayaan secara menyeluruh. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi peran logo halal memerlukan kerja sama semua pihak, termasuk melalui edukasi yang berkelanjutan kepada konsumen, penyediaan fasilitas dan kemudahan logo halal bagi UMKM, penguatan sistem pengawasan dan regulasi, serta peningkatan transparansi dalam proses logo halal.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Logo halal, Kepercayaan Konsumen, Faktor Penghambat, Produk Makanan dan Minuman, UMKM, GOR Haji Agus Salim. |
| Subjects: | U Umum (General) > Ekonomi |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syari'ah |
| Depositing User: | Ruang Baca FEBI |
| Date Deposited: | 28 Jul 2025 08:35 |
| Last Modified: | 28 Jul 2025 08:35 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/26676 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
