Pengembangan Modul Elektronik Menggunakan Model Trait Treatment Interaction Untuk Meningkatkan Kemampuan Disciplinary Core Ideas Siswa

Khairiyah, Niswatul (2025) Pengembangan Modul Elektronik Menggunakan Model Trait Treatment Interaction Untuk Meningkatkan Kemampuan Disciplinary Core Ideas Siswa. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover - Dll)
Niswatul Khairiyah-2114080009-Cover daftar isi.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
II. BAB I Niswatul Khairiyah_2114080009.pdf - Published Version

Download (611kB)
[img] Text (BAB III)
III. BAB III Niswatul Khairiyah_2114080009.pdf - Published Version

Download (788kB)
[img] Text (BAB V dan Daftar Pustaka)
IV. BAB V-dafpus Niswatul Khairiyah_2114080009.pdf - Published Version

Download (553kB)
[img] Text (Full Text)
Niswatul Khairiyah-2114080009-Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (14MB)

Abstract

Next generation science standarts (NGSS) merupakan kerangka kerja yang dirancang untuk meningkatkan pembelajaran sains dengan menekankan pada pemahaman konsep inti dan keterampilan berpikir kritis siswa. NGSS memberikan standar untuk pembelajaran sains yang memungkin siswa untuk mengembangkan keterampilan membuat hubungan ilmiah antara konsep teoritis dan aplikasi ilmiah. Salah satu komponen penting dalam NGSS adalah Disciplinary Core Ideas (DCIs). DCIs sebagai salah satu dimensi yang ada pada NGSS mencakup konsep-konsep fundamental dalam sains yang harus dikuasai siswa. Model pembelajaran Trait Treatment Interaction (TTI) merupakan pembelajaran yang efektif model yang digunakan untuk individu tertentu sesuai dengan kemampuan yang dimiliki siswa. Sebelum menerapkan model TTI, siswa akan terlebih dahulu mengikuti tes IQ untuk mengelompokkan tingkat kemampuan mereka. Kelompoknya terbagi 2 yaitu siswa dengan kemampuan tinggi dan siswa dengan kemapuan rendah. Kelompok siswa yang memiliki kemampuan tingkat tinggi akan diberi perlakuan pembelajaran mandiri (self learning) sedangkan siswa dengan kemampua tingkat rendah diberi perlakuan pembelajaran tambahan dan tutorial (regular teaching + tutorial). Dalam memberikan perlakuan pada siswa kemampuan tingkat tinggi dengan pembelajaran mandiri menggunakan bahan ajar berupa e-modul fisika. E-modul pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini telah disesuaikan dengan indicator Disciplinary Core Ideas. Penerapan model TTI yang didukung oleh e-modul memiliki pengaruh yang signifikan pada peningkatan kemampuan siswa dalam Disciplinary Core Ideas. Jenis penelitian ini merupakan research and development dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahap yaitu : Analyze (Analisis), Design (Perancangan), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), dan Evaluate (Evaluasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul model TTI menunjukkan tingkat validitas yang tinggi, mencapai skor rata-rata sebesar 89,2% dalam aspek materi, bahasa, dan media. Uji kepraktisan produk juga memperoleh skor rata-rata sebesar 83,8%. Sementara itu, keefektifan produk dikategorikan sangat efektif dengan skor rata-rata hasil tes peserta didik mencapai 82,4%. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa kemampuan Disciplinary Core Ideas siswa meningkat setelah diberikan perlakuan yang sesuai dengan tingkat kemampuan masing-masing siswa.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: E-Modul, Next Generation Science Standart, Disciplinary Core Ideas, Trait Treatment Interaction.
Subjects: Tajuk Subjek > Ilmu Sosial > Pendidikan
Tajuk Subjek > Ilmu Sosial > Pendidikan > Guru dan Aktivitas Pembelajaran > Metode Pembelajaran
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Tadris > Tadris Fisika
Depositing User: Ruang Baca FTK
Date Deposited: 15 May 2025 07:46
Last Modified: 15 May 2025 07:51
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/26322

Actions (login required)

View Item View Item