Nasution, Alya Putri (2025) Kesejahteraan Psikologis Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Sicincin Padang Pariaman. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (BAB I)
Cover sampai Daftar isi (1).pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (634kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version Download (604kB) |
|
|
Text (BAB V - Daftar Pustaka)
BAB V - Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (693kB) |
|
|
Text (Full Text)
Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan bahwa masa lanjut usia merupakan fase kehidupan yang ditandai oleh berbagai perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang seringkali menimbulkan tantangan baru bagi individu. Lansia berisiko mengalami penurunan kesehatan, keterasingan sosial, serta kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan. Kondisi ini semakin kompleks ketika lansia harus menjalani masa tuanya tanpa pendampingan keluarga dan tinggal di panti sosial. Fenomena tersebut tampak di Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Sicincin Padang Pariaman, di mana sebagian lansia mampu menunjukkan sikap sabar, religius, dan menjalin hubungan sosial yang positif, namun sebagian lainnya mengalami kesepian, pasif, dan keterbatasan dalam mengembangkan diri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi non-partisipatif dan wawancara mendalam, terhadap 5 orang informan lansia yang dipilih secara purposive sampling dengan menentukan kriteria. Analisis data dilakukan melalui proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar informan memiliki tingkat kesejahteraan psikologis yang baik, terutama dalam aspek penerimaan diri, seperti hubungan sosial yang hangat, kemampuan menyesuaikan diri dengan lingkungan panti, sabar, ikhlas, dan religius. Namun ada juga informan yang menunjukkan sikap pasif dan merasa kesepian. Dalam dimensi otonomi, tidak semua menunjukan kemandirian dalam memilih aktivitas yang mereka sukai. Tujuan hidup para informan tercermin dari keinginan sederhana seperti beribadah, menjaga kesehatan, dan bertemu keluarga. Sementara dalam dimensi penguasaan lingkungan dan pertumbuhan pribadi, informan umumnya mengikuti rutinitas dengan nyaman, namun tidak banyak memperlihatkan upaya pengembangan diri yang baru. Secara umum, kesejahteraan psikologis informan di panti tresna werdha sabai nan aluih terbentuk dari interaksi antara faktor spiritual, sosial, serta dukungan lingkungan panti yang stabil.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kesejahteraan Psikologis, Lansia |
| Subjects: | Psicology Teology Religion > BF Psychology H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Bimbingan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Bimbingan Konseling Islam |
| Depositing User: | Ruang Baca FDIK |
| Date Deposited: | 07 Sep 2025 10:04 |
| Last Modified: | 07 Sep 2025 10:04 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/30313 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
