Amanda, Riosa Regi (2025) Penerapan Model Pembelajaran Situation Based Learning (SBL) Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis dan Self Efficacy Peserta Didik SMPN 2 Gunung Talang. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (COVER)
skripsi cover - lampiran.pdf - Published Version Download (379kB) |
|
|
Text (BAB I)
bab 1.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB III)
bab 3-compressed.pdf - Published Version Download (359kB) |
|
|
Text (BAB V)
bab 5.pdf - Published Version Download (873kB) |
|
|
Text (SKRIPSI FULL TEXT RIOSA REGI AMANDA)
skripsi fulltext riosa regi amanda.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (12MB) |
Abstract
Latar belakang penelitian ini yaitu rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis dan Self Efficacy peserta didik kelas VIII SMPN 2 Gunung Talang. Penerapan model pembelajaran Situation Based Learning (SBL) menjadi salah satu solusi dari permasalahan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah 1) dengan menerapkan model pembelajaran SBL kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik lebih tinggi daripada kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik yang diterapkan model pembelajaran ekspositori di kelas VIII SMPN 2 Gunung Talang. 2) untuk mengetahui Self Efficacy peserta didik yang diterapkan model pembelajaran SBL dan peserta didik yang diterapkan model pembelajaran ekspositori. Penelitian menggunakan jenis penelitian quasy experiment dengan rancangan penelitian randomized control group only design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMPN 2 Gunung Talang. yang terdiri dari 9 kelas dan berjumlah 278 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling, Instrumen yang digunakan adalah soal tes kemampuan pemecahan masalah dan angket Self Efficacy. Teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan uji-t untuk kemampuan pemecahan masalah dan derajat pencapaian untuk Self Efficacy. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh nilai rata-rata tes kemampuan pemecahan masalah matematis kelas eksperimen adalah 81,83 dan kelas kontrol adalah 59,78 dan hasil uji hipotesis diperoleh thitung = 6,05dan ttabel = 1,67 sehingga thitung > ttabe (6,05> 1,67), maka H0 ditolak dan H1 diterima. Disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol. Sedangkan pengolahan data angket Self Efficacy peserta didik terdapat perbedaan antara kelas eksperimen dan kontrol. Kelas eksperimen diperoleh derajat pencapaian sebesar 75,31 % dengan kategori cukup tinggi, sedangkan kelas kontrol sebesar 50,93 % dengan kategori cukup rendah.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Model pembelajaran SBL, Kemampuan Pemecahan Masalah, Self Efficacy |
| Subjects: | Tajuk Subjek > Ilmu Sosial > Pendidikan > Guru dan Aktivitas Pembelajaran > Metode Pembelajaran D History General and Old World > D History (General) |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Tadris > Tadris Matematika |
| Depositing User: | Ruang Baca FTK |
| Date Deposited: | 12 Nov 2025 08:21 |
| Last Modified: | 12 Nov 2025 08:21 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/28731 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
