Irma Suryani, Ade (2026) Eksplorasi Etnopedagogi Tradisi Do'a ke Padang pada Generasi Muda di Desa Ngaol, Kecamatan Tabir Barat, Provinsi Jambi. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.
|
Text (COVER-DAFTAR ISI)
SKRIPSI_ADE IRMA SURYANI_NIM.22214090086_COVER-DAFTAR ISI.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
SKRIPSI_ADE IRMA SURYANI_NIM.22214090086_BAB I.pdf - Published Version Download (462kB) |
|
|
Text (BAB III)
SKRIPSI_ADE IRMA SURYANI_NIM.22214090086_BAB III.pdf - Published Version Download (349kB) |
|
|
Text (BAB V-DAFTAR PUSTAKA)
SKRIPSI_ADE IRMA SURYANI_NIM.22214090086_BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (443kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
SKRIPSI_ADE IRMA SURYANI_NIM.22214090086_FULLTEXT.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman dan penghayatan nilai religius dalam Tradisi Do’a ke Padang pada generasi muda di Desa Ngaol, Kecamatan Tabir Barat, Provinsi Jambi; menganalisis partisipasi generasi muda dalam mencerminkan nilai gotong royong dan kebersamaan; mengkaji pemahaman generasi muda terhadap nilai penghormatan kepada adat dan tokoh adat; serta mendeskripsikan nilai-nilai etnopedagogi yang terkandung dalam Tradisi Do’a ke Padang sebagai bagian dari pelestarian budaya lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian dilaksanakan di Desa Ngaol, Kecamatan Tabir Barat, Provinsi Jambi. Informan penelitian meliputi generasi muda, orang tua atau keluarga, tokoh adat, dan tokoh masyarakat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan memperhatikan triangulasi sumber untuk memperoleh data yang dapat dipercaya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Tradisi Do’a ke Padang mengandung nilai-nilai etnopedagogi yang meliputi nilai religius, gotong royong, kebersamaan, serta penghormatan terhadap adat dan tokoh adat. Nilai religius tercermin dalam doa dan rasa syukur kepada Allah SWT serta kesadaran bahwa usaha pertanian perlu disertai dengan doa dan tawakal. Nilai gotong royong dan kebersamaan terlihat melalui keterlibatan masyarakat dalam persiapan dan pelaksanaan tradisi, meskipun partisipasi sebagian generasi muda mengalami penurunan karena pendidikan atau pekerjaan di luar desa, pengaruh teknologi dan media sosial, serta kurangnya pemahaman terhadap makna tradisi. Generasi muda pada dasarnya memahami pentingnya menghormati adat dan tokoh adat serta memandang tradisi sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat. Secara keseluruhan, tradisi ini menjadi media pendidikan budaya yang mewariskan nilai melalui pengalaman dan keteladanan antargenerasi. Berdasarkan temuan tersebut, pelestarian Tradisi Do’a ke Padang perlu didukung melalui keterlibatan aktif generasi muda, keluarga, tokoh adat, masyarakat, pemerintah desa, dan lembaga pendidikan. Pewarisan nilai tidak cukup dilakukan melalui pelaksanaan tradisi, tetapi juga perlu diperkuat melalui dialog, dokumentasi, dan pemanfaatan tradisi sebagai sumber pembelajaran berbasis kearifan lokal.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Etnopedagogi, Kearifan lokal, Tradisi Do’a ke Padang, Nilai budaya, Generasi muda. |
| Subjects: | Tajuk Subjek > 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Tadris > Tadris IPS |
| Depositing User: | Ruang Baca FTK |
| Date Deposited: | 01 Oct 2026 00:26 |
| Last Modified: | 01 Oct 2026 00:26 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/36103 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
