Dinamika Relasi Mertua dan Menantu dalam Film Norma: Antara Mertua dan Menantu (Studi Teori Penetrasi Sosial)

Agustin, Chintia (2026) Dinamika Relasi Mertua dan Menantu dalam Film Norma: Antara Mertua dan Menantu (Studi Teori Penetrasi Sosial). Skripsi thesis, UIN Iman Bonjol Padang.

[img] Text (Cover-Daftar Isi)
Skripsi Chintia Agustin 2212010066-Cover-Daftar Gambar.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
Skripsi Chintia Agustin 2212010066-Bab I.pdf - Published Version

Download (269kB)
[img] Text (BAB III)
Skripsi Chintia Agustin 2212010066-Bab III.pdf - Published Version

Download (210kB)
[img] Text (BAB V)
Skripsi Chintia Agustin 2212010066-Bab V.pdf - Published Version

Download (234kB)
[img] Text (Lengkap)
Skripsi Chintia Agustin 2212010066 Lengkap.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Hubungan mertua dan menantu merupakan relasi kekerabatan yang terbentuk melalui ikatan perkawinan, sehingga rentan terhadap dinamika dan konflik akibat perbedaan latar belakang, pola pikir, dan ekspektasi. Fenomena ini diangkat dalam film Norma: Antara Mertua dan Menantu (2025), yang mengadaptasi kasus nyata hubungan terlarang antara menantu dan mertua yang sempat viral di masyarakat Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika perkembangan hubungan interpersonal antara Rina (mertua) dan Irfan (menantu) berdasarkan teori penetrasi sosial serta mengurai bagaimana tahapan tersebut direpresentasikan secara audiovisual melalui pendekatan semiotika John Fiske. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis teks media dan paradigma konstruksionis, yang memandang makna dalam film dikonstruksi melalui tanda-tanda audiovisual yang disusun sengaja oleh pembuat film. Data diperoleh melalui observasi langsung terhadap tayangan film, dengan mendokumentasikan adegan yang menampilkan interaksi Rina dan Irfan, lalu mengelompokkannya ke dalam empat tahap penetrasi sosial sesuai urutan kemunculannya. Setiap adegan kemudian dianalisis menggunakan tiga level kode Fiske, yaitu realitas, representasi, dan ideologi, untuk mengurai bagaimana gestur, teknik pengambilan gambar, dan nilai sosial dalam adegan merepresentasikan tahap perkembangan hubungan kedua tokoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan Rina dan Irfan berkembang secara bertahap melalui empat tahap penetrasi sosial. Pada tahap orientasi, interaksi masih terbatas, dangkal, dan dibatasi oleh peran sosial sebagai calon mertua dan calon menantu, ditandai dengan upaya Irfan mendekat yang direspons Rina dengan sikap menjaga jarak. Pada tahap pertukaran eksplorasi afektif, keluasan interaksi mulai bertambah melalui perhatian personal, pujian, dan kontak fisik, tetapi kedalaman pengungkapan diri masih terbatas. Pada tahap pertukaran afektif, kedalaman pengungkapan diri meningkat melalui pernyataan kekaguman dan pembicaraan langsung tentang perasaan, disertai konflik batin Rina terhadap posisinya sebagai ibu Norma. Pada tahap pertukaran stabil, keterbukaan mencapai tingkat tertinggi melalui pola komunikasi yang saling dipahami dan pengungkapan perasaan secara eksplisit, tetapi hubungan tetap berlangsung secara tersembunyi, sehingga istilah "stabil" dipahami berdasarkan indikator penetrasi sosial dan bukan sebagai hubungan yang harmonis. Setiap tahap tersebut dibaca melalui tiga level kode John Fiske, yaitu realitas, representasi, dan ideologi, yang memperlihatkan pergeseran nilai kepatutan sosial menjadi ideologi cinta romantis yang melanggar norma keluarga dan agama.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: penetrasi sosial, semiotika Jhon Fiske, film Norma
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi Penyiaran Islam
Depositing User: Ruang Baca FDIK
Date Deposited: 28 Sep 2026 04:33
Last Modified: 28 Sep 2026 04:33
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/35374

Actions (login required)

View Item View Item