Pengaruh Atribusi Diri terhadap Penerimaan Diri pada Narapidana di Lapas Perempuan Kelas IIB Padang

Putri, Hanifah Ramadani (2026) Pengaruh Atribusi Diri terhadap Penerimaan Diri pada Narapidana di Lapas Perempuan Kelas IIB Padang. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.

[img] Text (COVER)
COVER.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (384kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (425kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version

Download (341kB)
[img] Text (FULL TEXT)
FULL TEXT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Penerimaan diri merupakan salah satu aspek penting dalam membantu narapidana menghadapi kondisi psikologis selama menjalani masa pidana. Narapidana perempuan menghadapi berbagai kondisi yang dapat memengaruhi kemampuan dalam menerima dirinya, seperti perasaan sedih, kecewa, penyesalan, tekanan psikologis, serta kesulitan menyesuaikan diri dengan kehidupan di lembaga pemasyarakatan. Salah satu faktor yang diduga berperan dalam penerimaan diri adalah atribusi diri, yaitu cara individu menjelaskan penyebab dari peristiwa yang dialaminya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kategorisasi atribusi diri, kategorisasi penerimaan diri, serta pengaruh atribusi diri terhadap penerimaan diri pada narapidana di Lapas Perempuan Kelas IIB Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear sederhana. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 157 narapidana, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Sebanyak 30 narapidana digunakan untuk uji coba instrumen dan 127 narapidana digunakan sebagai sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribusi diri berada pada kategori sedang, yaitu sebanyak 91 orang (71,7%), sedangkan penerimaan diri secara umum juga berada pada kategori sedang, yaitu sebanyak 60 orang (47,2%). Hasil uji regresi linear sederhana menunjukkan bahwa atribusi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerimaan diri dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05) dan koefisien regresi sebesar 0,512. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,243 menunjukkan bahwa atribusi diri memberikan kontribusi sebesar 24,3% terhadap variasi penerimaan diri, sedangkan 75,7% lainnya dijelaskan oleh faktor-faktor lain di luar variabel penelitian. Dengan demikian, atribusi diri terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap penerimaan diri pada narapidana di Lapas Perempuan Kelas IIB Padang.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Atribusi Diri, Penerimaan Diri, Narapidana Perempuan, Lembaga pemasyarakatan.
Subjects: Tajuk Subjek > 100 Filsafat dan Psikologi > 150 Psikologi
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Psikologi Islam
Depositing User: Ruang Baca FUSA
Date Deposited: 28 Sep 2026 04:16
Last Modified: 28 Sep 2026 04:16
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/35328

Actions (login required)

View Item View Item