Peran Pembimbing Rohani dalam Mengatasi Gangguan Emosi Ibu Pasca Melahirkan yang Anaknya Beda Ruangan di Rumah Sakit Umum Aisyiyah Padang

Siregar, Febriyani (2026) Peran Pembimbing Rohani dalam Mengatasi Gangguan Emosi Ibu Pasca Melahirkan yang Anaknya Beda Ruangan di Rumah Sakit Umum Aisyiyah Padang. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Iman Bonjol Padang.

[img] Text (Cover- Daftar Isi)
Cover sampai daftar isi.pdf - Published Version

Download (484kB)
[img] Text (BAB I)
BAB l.pdf - Published Version

Download (537kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (179kB)
[img] Text (BAB V - Daftar Pustaka)
BAB V - Dapus.pdf - Published Version

Download (252kB)
[img] Text (Skripsi Full)
Skripsi Febriyani_Full teks.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Peran pembimbing rohani penting bagi pasien di rumah sakit. Mengingat banyak ibu-ibu merasa cemas, khawatir dan sedih. Terutama pada ibu pasca melahirkan yang bayinya dirawat di ruangan berbeda, seperti: ruangan bayi, NICU, dan HCU Neonatus. Kondisi ini terjadi karena bayi memerlukan perawatan khusus akibat berbagai kondisi medis, seperti: prematur, berat badan lahir rendah, atau kesulitan bernafas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pembimbing rohani sebagai motivator, pembimbing ibadah dan konselor dalam mengatasi gangguan emosi ibu pasca melahirkan yang anaknya beda ruangan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yang bersifat deskriptif. Informan penelitian terdiri atas: bina rohani, ibu pasca melahirkan, keluarga pasien dan bidan. Dipilih dengan teknik purposive sampling diperoleh 8 orang yang terdiri: 1 orang bina rohani, 3 orang ibu pasca melahirkan, 3 orang keluarga pasien dan 1 bidan. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan, bahwa: (1) peran pembimbing rohani sebagai motivator, emosi yang muncul berbeda-beda antara informan satu dengan yang lainnya. Pada kondisi seperti ini, terlihat bina rohani terlebih dahulu mendengarkan keluhan ibu kemudian memberikan ungkapan verbal yang disesuikan dengan kebutuhan ibu, seperti: ibu tidak sendiri, anak ibu akan baik-baik saja, harus selalu berpikiran positif dan serahkan semuanya kepada Allah SWT. (2) peran pembimbing rohani sebagai pembimbing ibadah, bina rohani mendoakan ibu dengan doa kesembuhan, mengajarkan doa sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing pasien, serta mengajarkan dzikir seperti tasbih, tahmid, takbir, tahlil dan istigfar yang terbukti memiliki manfaat dapat menenangkan hati, ditambah dengan amalan pendukung seperti murottal Qur’an dan mengikuti pengajian rutin. (3) peran pembimbing rohani sebagai konselor, bina rohani melaksanakan lima tahap bimbingan secara berkesinambungan mulai dari tahap pengantaran, penjajakan, penafsiran, pembinaan, hingga penlilaian yang menunjukkan bahwa ibu pasca melahirkan telah mampu mengatasiemosinya secara mandiri melalui doa, dzikir dan istigfar.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Peran Pembimbing Rohani, Emosi, Ibu Pasca Melahirkan.
Subjects: Tajuk Subjek > 100 Filsafat dan Psikologi > 150 Psikologi > Konseling
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Bimbingan Konseling Islam
Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Bimbingan Konseling Islam
Depositing User: Ruang Baca FDIK
Date Deposited: 25 Sep 2026 02:07
Last Modified: 25 Sep 2026 02:07
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/34951

Actions (login required)

View Item View Item