Alfaret, Yurike (2026) Konflik Interpersonal Peserta Didik dan Upaya Mengatasinya oleh Konselor di Sekolah Rakyat Menengah Pertama 4 Padang. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover - Daftar Isi)
Cover-Daftar Isi.pdf - Published Version Download (350kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (317kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version Download (260kB) |
|
|
Text (BAB V dan Daftar Pustaka)
BAB V & DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (279kB) |
|
|
Text (Full Text)
Yurike Alfaret NIM 2212020047.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Konflik interpersonal merupakan permasalahan yang sering terjadi di kalangan peserta didik, terutama pada lingkungan boarding school yang memiliki intensitas interaksi sosial tinggi. Konflik yang tidak ditangani dengan baik dapat berdampak pada hubungan sosial, kondisi psikologis, dan proses belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dinamika konflik interpersonal antar teman sebaya serta upaya yang dilakukan oleh konselor sekolah dalam mengatasi konflik interpersonal di Sekolah Rakyat Menengah Pertama 4 Padang. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dengan metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas konselor sekolah dan peserta didik di Sekolah Rakyat Menengah Pertama 4 Padang. Teknik penetapan subjek penelitian purposive sampling diperoleh 10 orang yang terdiri dari 1 orang konselor sekolah dan 9 orang peserta didik. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) dinamika konflik interpersonal peserta didik terjadi dalam berbagai bentuk, didominasi adu mulut dan candaan berlebihan akibat kesalahpahaman komunikasi serta ejekan, sedangkan konflik fisik relatif jarang terjadi. Konflik muncul di sekolah maupun asrama, terutama saat istirahat dan waktu luang. Konflik dipengaruhi faktor internal berupa emosi yang tidak stabil, ego tinggi, dan kontrol diri rendah, serta faktor eksternal berupa candaan berlebihan, provokasi, dan interaksi selama 24 jam, yang berdampak pada aspek psikologis, sosial, dan akademik peserta didik. (2) upaya konselor sekolah dalam mengatasi konflik interpersonal peserta didik dilakukan melalui pemberian arahan dan sosialisasi tentang pentingnya menjaga hubungan yang baik antarteman, pemberian layanan konseling individu kepada peserta didik yang mengalami konflik, pelaksanaan layanan mediasi untuk mempertemukan pihak-pihak yang berkonflik agar mencapai penyelesaian bersama, serta evaluasi dan tindak lanjut guna memantau perkembangan hubungan peserta didik setelah konflik diselesaikan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Konflik Interpersonal, Konselor, Peserta Didik |
| Subjects: | Tajuk Subjek > 100 Filsafat dan Psikologi > 150 Psikologi > Psikologi Terapan > Aktualisasi diri Tajuk Subjek > 100 Filsafat dan Psikologi > 150 Psikologi > Konseling U Umum (General) > Ilmu Sosial > Pendidikan Konseling, Bimbingan Murid, Penyuluhan Murid U Umum (General) > Ilmu Sosial > Konseling Pribadi Murid, Konseling Pribadi Siswa |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Bimbingan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Bimbingan Konseling Islam |
| Depositing User: | Ruang Baca FDIK |
| Date Deposited: | 23 Sep 2026 02:33 |
| Last Modified: | 23 Sep 2026 02:33 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/34713 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
