ANALISIS PRAGMATIK Q.S. AL-NAML AYAT 18 DAN 19 DALAM KITAB JAMI’ LI AHKAMIL QUR’AN KARYA IMAM AL-QURTHUBI

Az-Zahrah, Afifah (2026) ANALISIS PRAGMATIK Q.S. AL-NAML AYAT 18 DAN 19 DALAM KITAB JAMI’ LI AHKAMIL QUR’AN KARYA IMAM AL-QURTHUBI. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover)
Cover-Abstrak.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (Bab 1)
BAB I.pdf - Published Version

Download (344kB)
[img] Text (Bab 3)
BAB III.pdf - Published Version

Download (311kB)
[img] Text (Bab v-dapus)
BAB V.pdf - Published Version

Download (377kB)
[img] Text (fulltext)
Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini diawali dari fakta bahwa sepertiga isi Al-Qur’an adalah cerita atau kisah, namun banyak orang sering mengabaikan ayat kisah dan hanya fokus pada ayat hukum, padahal keduanya saling mendukung. Masalahnya, kisah yang unik seperti percakapan antara Nabi Sulaiman dan semut dalam Q.S. Al-Naml ayat 18–19 sering kali hanya dibaca sebagai cerita biasa atau diartikan secara harfiah saja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan bentuk tindak tutur (speech act) yang terdapat dalam Q.S. An-Naml ayat 18-19 serta dalam pemaparan Sittun Masa’il karya Imam al-Qurthubi menggunakan teori J.L. Austin dan John R. Searle. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah Q.S. Al-Naml ayat 18 dan 19 serta penafsiran ayat tersebut di dalam kitab Al-Jami’ li Ahkam al-Qur’an karya Imam Al-Qurthubi. Sementara itu, sumber data sekunder diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, serta artikel terkait. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi dan teknik analisis data yang digunakan adalah content analysis dengan pendekatan deduktif (Directed Content Analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kisah dalam Surah An-Naml ayat 18 dan 19 bukan sekadar cerita sejarah, melainkan peristiwa komunikasi yang cerdas. Melalui teori speech act, terbukti teks ayat dan penjelasan Imam al-Qurthubi memiliki dimensi performatif yang kaya dan saling terkait. Analisis ini mengungkapkan bahwa speech act dalam ayat mendapatkan elaborasi yang lebih kaya dalam kitab Jami’ Li Ahkamil Qur’an, di mana Imam al-Qurthubi tidak hanya membedah aspek kebahasaan, tetapi juga mengintegrasikan berbagai riwayat dan informasi terkait, untuk mendudukkan makna ayat ke dalam kerangka etika serta hukum yang lebih luas. Dengan demikian, tindak tutur dalam teks ayat dan penafsiran mufassir saling menguatkan dalam membangun pemahaman yang utuh, sehingga nilai-nilai hukum dan spiritualnya dapat tersampaikan secara lebih mendalam dan relevan dengan kehidupan kontemporer.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Tajuk Subjek > Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Ruang Baca FUSA
Date Deposited: 01 Jul 2026 05:28
Last Modified: 01 Jul 2026 05:28
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/33987

Actions (login required)

View Item View Item