Handayani, Julia Windi (2026) Kontekstualisasi Hadis dalam Nazam Kanak-kanak di Kenagarian Sungai Talang: Studi Living Hadis. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (cover)
JULIA WINDI HANDAYANI 2215060034 COVER- DAFTAR ISI.pdf - Published Version Download (597kB) |
|
|
Text (BAB I)
JULIA WINDI HANDAYANI 2215060034 BAB I.pdf - Published Version Download (458kB) |
|
|
Text (BAB III)
JULIA WINDI HANDAYANI 2215060034 BAB III.pdf - Published Version Download (317kB) |
|
|
Text (BAB V- DAFTAR PUSTAKA)
JULIA WINDI HANDAYANI 2215060034 BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (390kB) |
|
|
Text (fulltext)
JULIA WINDI HANDAYANI 2215060034 FULL TEKS.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena menarik di Kenagarian Sungai Talang, yaitu tradisi pembacaan nazam kanak-kanak dalam acara takziah yang merupakan wujud nyata dari kontekstualisasi hadis-hadis Nabi SAW dalam kehidupan sosial-keagamaan masyarakat. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: pertama, bagaimana latar belakang resepsi masyarakat terhadap hadis dalam nazam kanak-kanak; kedua, apa makna yang ditangkap oleh masyarakat Sungai Talang dari hadis dalam nazam kanak-kanak; dan ketiga, bagaimana bentuk pengamalan dan praktik masyarakat dalam mengkontekstualisasikan hadis melalui tradisi nazam kanak-kanak di Kenagarian Sungai Talang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi dan jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori yang digunakan adalah teori resepsi hadis Ahmad Rafiq yang mencakup tiga dimensi, yaitu resepsi eksegesis, resepsi estetis, dan resepsi fungsional. Sumber data primer penelitian ini adalah hasil observasi dan wawancara langsung dengan tokoh adat, tokoh agama, pembaca nazam, dan masyarakat Kenagarian Sungai Talang, serta hadis-hadis yang terdapat dalam kitab Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim beserta syarahnya. Hasil penelitian menjelaskan bahwa tradisi nazam kanak-kanak berakar dari tradisi keislaman Minangkabau sejak abad ke-19 dan telah berkembang di Kenagarian Sungai Talang sejak tahun 1950-an sebagai respons masyarakat terhadap kebutuhan pemaknaan religius atas kematian anak. Makna yang ditangkap masyarakat mencakup tiga dimensi, yaitu makna teologis berupa keyakinan tentang kemuliaan anak di surga, makna sosial-budaya berupa perekat solidaritas masyarakat, dan makna psikologis berupa terapi duka bagi keluarga yang berduka. Adapun bentuk praktik nazam kanak-kanak terwujud dalam pembacaan yang terstruktur dan kolektif setelah shalat Isya di rumah orang tua yang berduka sebagai wujud nyata living hadis, di mana hadis-hadis Nabi SAW tentang takziah, kesabaran, dan janji surga diresepsi, diaktualisasikan, dan diwariskan secara kreatif melalui tradisi lisan yang mencerminkan harmoni antara teks suci dan konteks budaya lokal Minangkabau.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kontekstualisasi Hadis, Nazam Kanak-kanak, Living Hadis, Kenagarian Sungai Talang, Resepsi Hadis. |
| Subjects: | Tajuk Subjek > 2x0 Agama Islam > Hadits |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Hadis |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 28 Jul 2026 07:50 |
| Last Modified: | 28 Jul 2026 07:50 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/33370 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
