Nurhayati, Nurhayati (2026) Tradisi ziarah dan penguatan kekerabatan. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (cover)
COVER-DAFTAR ISI Nurhayati.1915030021.pdf - Published Version Download (634kB) |
|
|
Text (BAB I)
Bab I.pdf - Published Version Download (413kB) |
|
|
Text (BAB III)
Bab III.pdf - Published Version Download (269kB) |
|
|
Text (bab v-dapus)
BAB V-DAFTAR PUSTAKA Nurhayati.1915030021.pdf - Published Version Download (414kB) |
|
|
Text (fulltext)
FULLTEXT Nurhayati.1915030021.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketertarikan penulis terhadap praktik tradisi ziarah kubur di Desa Rimbo Janduang yang memiliki sejumlah keunikan dalam prosesi pelaksanaannya, seperti penyembelihan kambing, pelaksanaan gotong royong, pengumandangan adzan di tengah rangkaian tahlil, serta kegiatan makan bersama di area pemakaman. Keunikan tersebut menunjukkan adanya perpaduan antara nilai keagamaan dan sosial dalam kehidupan masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan tradisi ziarah kubur yang dilakukan oleh masyarakat Desa Rimbo Janduang, mengkaji keterlibatan kekerabatan dalam tradisi ziarah, serta menganalisis peran kekerabatan dalam setiap tahapan pelaksanaan ziarah kubur. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama, latar belakang pelaksanaan tradisi berdoa di kuburan di Desa Rimbo Janduang didasarkan pada dua faktor utama, yaitu faktor spiritual keagamaan dan faktor penghormatan terhadap leluhur. Kedua, prosesi pelaksanaan tradisi ziarah kubur diawali dengan penyembelihan kambing, pembersihan area pemakaman, serta penghiasan kuburan tenggi (kuburan tinggi). Selanjutnya, kegiatan doa dimulai dengan istighfar dan tahlil. Pada saat tahlil berlangsung, salah seorang peserta mengumandangkan adzan, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan surah-surah pendek, doa bersama, dan ditutup dengan kegiatan makan bersama. Ketiga, makna tradisi ziarah kubur bagi masyarakat Desa Rimbo Janduang terbagi ke dalam dua kategori, yaitu makna umum yang berkaitan dengan silaturahmi dan kebersamaan, serta makna khusus yang tercermin dalam setiap bacaan dan aktivitas keagamaan selama prosesi ziarah berlangsung.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tradisi, Ziarah, Penguatan Kekerabatan |
| Subjects: | Tajuk Subjek > 2x0 Agama Islam > Fiqih > Ziarah Kubur |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Studi Agama-Agama |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 28 Jul 2026 07:36 |
| Last Modified: | 28 Jul 2026 07:36 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/33340 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
