Suardi, Suardi (2016) Dinamika Lembaga Pendidikan Surau ke Pesantren(Studi Tentang Pesantren Haji Abdullah Alin Tagak di Pasaman Barat 1991-2011). Doctoral thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Fulltext)
Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Surau adalah lembaga pendidikan Islam tradisional masa lalu Minangkabau. Ketika terjadi gelombang pembaharuan pendidikan Islam di Minangkabau, banyak surau yang diubah namanya menjadi madrasah. Hal tersebut berbeda dengan Surau Alin Tagak di Pasaman Barat yang diubah menjadi pondok pesantren. Berdasarkan permasalahan ini, yang menjadi pertanyaan penelitian adalah bagaimana dinamika lembaga pendidikan surau ke pesantren. Dari pertanyaan tersebut, yang menjadi batasan masalah dalam penelitian ini adalah 1 )Dinamika kelembagaan. 2)Dinamika kurikulum.3)Dinamika pembelajaran. 4) dinamika pendidik. 5)Dinamika peserta didik. 6 )Dinamika manajemen 7) Dinamika sarana dan prasarana. Tujuan penelitian adalah untuk menjelaskan dinamika lembaga pendidikan surau ke pesantren. Penelitian ini bercorak penelitian lapangan (field research ) dengan jenis kualitatif. Data diperoleh melalui teknik observasi langsung, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Uji keabsahan data dalam penelitian ini meliputi uji validitas internal, validitas eksternal, realibilitas dan obyektivitas. Hasil studi pendahuluan/pra survei lapangan menunjukkan bahwa surau Alin Tagak di Pasaman Barat dijadikan sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional mulai tahun 1932 M. Dalam perjalanannya surau tersebut mengalami pasang surut, sampai akhirnya melakukan perubahan menjadi pondok pesantren Haji Abdullah Alin Tagak Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah terjadi dinamika dari lembaga pendidikan surau ke pesantren. Dinamika tersebut dapat dilihat dari berbagai aspek 1)Dari aspek kelembagaan, terjadi perubahan dari lembaga pendidikan Islam tradsional ke lembaga pendidikan Islam modern. 2) Dari aspek kurikulum, terjadi perubahan dari kurikulum tafaqquh fi al-din ke kurikulum nasional dan ditambah dengan kurikulum pesantren. 3 )Dari aspek pembelajaran, terjadi perubahan dari halaqah ke klasikal. 4)Dari aspek pendidik. terjadi perubahan dari otoritas Buya ke pendidik yang sesuai dengan tuntutan regulasi. 5)Dari aspek peserta didik terjadi perubahan orientasi, dari tidak menerima ijazah menjadi menerima ijazah. 6)Dari aspek manajemen, terjadi perubahan dari otoritas tunggal Buya ke manajemen modern. 7) Dari aspek sarana dan prasarana terjadi perubahan, baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Setelah dianalisis, diperoleh kesimpulan bahwa telah terjadi dinamika lembaga pendidikan surau ke pesantren kearah yang lebih baik.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pondok Pesantren, Pendidikan Islam |
| Subjects: | Tajuk Subjek > Agama Islam > Filsafat dan Perkembangan Islam > Pondok Pesantren Tajuk Subjek > Agama Islam > Filsafat dan Perkembangan Islam > Pendidikan Islam |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Doktor > Pendidikan Islam |
| Depositing User: | Zulfitri Zulfitri |
| Date Deposited: | 12 Jun 2026 03:00 |
| Last Modified: | 12 Jun 2026 03:00 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/33183 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
