Dalil, Muhammad (2026) MEMBUJANG DALAM PERSPEKTIF FIKIH MUNAKAHAT Studi Kasus di Nagari Paninggahan Kabupaten Solok. Masters thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover)
Tesis Muhammad Dalil Cover Dll.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
Tesis Muhammad Dalil BAB I.pdf - Published Version Download (448kB) |
|
|
Text (BAB III)
Tesis Muhammad Dalil BAB III.pdf - Published Version Download (323kB) |
|
|
Text (BAB V)
Tesis Muhammad Dalil BAB V dan Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (349kB) |
|
|
Text (BAB I-V Full Text)
Tesis Muhammad Dalil Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Studi ini mengangkat sebuah tema tentang “Membujang Perspektif Fikih Munakahat Studi Kasus di Nagari Paninggahan Kabupaten Solok” ditulis oleh Muhammad Dalil, NIM 2420040047 Prodi Hukum Keluarga Pascasarjana Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang. Pernikahan dalam Islam merupakan ibadah dan sosial yang dianjurkan bagi individu yang telah siap lahir dan batin. Namun, realitas sosial menunjukkan adanya individu yang tetap membujang meskipun telah mencapai usia normatif untuk menikah. Kondisi tersebut menjadi persoalan penting di Nagari Paninggahan yang dikenal religius dan kuat memegang adat Minangkabau. Keberadaan individu membujang usia 30 tahun ke atas memunculkan anomali sosial yang layak dikaji secara akademik terkait dengan bagaimana fakta sosial mengenai bentuk dan karakteristik fenomena membujang, faktor penyebab yang mempengaruhi individu dewasa memilih untuk membujang dan bagaimana tinjauan Fikih Munakahat terhadap alasan membujang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum empiris lapangan(empirical legal research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data didapatkan dari orang yang membujang, orang tua, saudara, tetangga dan tokoh masyarakat setempat dengan melakukan wawancara langsung. Studi penelitian ini menunjukkan bahwa Fenomena membujang di Nagari Paninggahan merupakan realitas sosial yang kompleks dan kontekstual. Penundaan pernikahan tidak didorong oleh penolakan nilai pernikahan, melainkan pertimbangan rasional terkait tanggung jawab hidup, stabilitas ekonomi, kesehatan dan kesiapan diri. Keluarga dan masyarakat umumnya bersikap adaptif tanpa paksaan, dengan stigma sosial yang semakin melemah. Tokoh nagari dan tokoh agama memandang fenomena ini secara arif dengan menegaskan kemuliaan pernikahan sekaligus mengakui konteks hukum membujang. Kondisi ini menunjukkan pergeseran relasi antara nilai agama, adat dan pilihan individu tanpa menghilangkan kedudukan pernikahan sebagai ideal. Faktor penyebab membujang di Nagari Paninggahan bersifat multidimensional, meliputi ekonomi, kesiapan mental, tanggung jawab keluarga, kesehatan dan kecocokan jodoh. Penundaan pernikahan merupakan keputusan rasional berbasis kesiapan hidup, bukan akibat lemahnya pemahaman agama atau konflik keluarga. Agama dan adat berperan sebagai pedoman moral yang menekankan tanggung jawab dan kesiapan. Keluarga serta masyarakat bersikap suportif dan inklusif tanpa paksaan. Membujang dipahami sebagai pilihan sementara menuju terbentuknya rumah tangga yang harmonis sesuai nilai agama dan budaya. Dalam perspektif Fikih Munakahat dan Maqaṣid Syari‘ah, pernikahan dalam Islam merupakan institusi fundamental bernilai ibadah dan sosial yang bergantung pada kemampuan serta kesiapan individu. Anjuran menikah bersifat kuat namun kontekstual, sebagaimana ditegaskan Al-Qur’an, hadis dan pandangan empat mazhab yang membedakan uzur dari tabattul ideologis. Temuan empiris di Nagari Paninggahan menunjukkan bahwa praktik membujang didasarkan pada pertimbangan rasional. Fenomena ini tetap berada dalam koridor nilai agama dan adat. Analisis Maqaṣid Syari‘ah menilainya sah secara syar‘i selama tidak bermakna penolakan prinsipil terhadap pernikahan.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Membujang, Tabattul, Fikih Munakahat |
| Subjects: | D History General and Old World > D History (General) |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Magister > Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Pusat Riset Pascasarjana |
| Date Deposited: | 06 Mar 2026 09:33 |
| Last Modified: | 06 Mar 2026 09:33 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/33069 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
