KETAHANAN KELUARGA PASANGAN BAWAH UMUR YANG MEMILIKI PERAN GANDA (Studi Masyarakat Nagari Tanjung Balik Sumiso Kecamatan Tigo Lurah Kabupaten Solok)

Nasriman, Nasriman (2026) KETAHANAN KELUARGA PASANGAN BAWAH UMUR YANG MEMILIKI PERAN GANDA (Studi Masyarakat Nagari Tanjung Balik Sumiso Kecamatan Tigo Lurah Kabupaten Solok). Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover)
Cover-Dafatr Tabel.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
Bab 1.pdf - Published Version

Download (516kB)
[img] Text (BAB III)
Bab 3.pdf - Published Version

Download (175kB)
[img] Text (BAB V dan Daftar Pustaka)
Bab 5-Dapus.pdf - Published Version

Download (419kB)
[img] Text (Full Text)
TESIS NASRIMAN 2026 Final.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini mengkaji ketahanan keluarga pasangan di bawah umur yang memiliki peran ganda di Nagari Tanjung Balik Sumiso, dengan fokus pada fenomena pernikahan dini dan tantangan ekonomi yang dihadapi oleh pasangan muda. Dalam konteks sosial di daerah tersebut, pernikahan di bawah umur masih umum terjadi, yang seringkali mengakibatkan tekanan ekonomi dan pengelolaan peran yang kompleks. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi ketahanan keluarga serta strategi adaptasi yang diterapkan oleh pasangan dalam menjalani peran ganda sebagai pengurus rumah tangga dan pencari nafkah serta terakhir menganalisis keterlibatan pihak luar dalam keluarga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik fenomenologi, yang memungkinkan peneliti untuk menggali pengalaman subjektif melalui wawancara mendalam dan observasi lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan agama, pemahaman hak dan kewajiban suami istri, serta dukungan dari keluarga besar adalah faktor kunci dalam membangun ketahanan keluarga. Pasangan yang memiliki sistem keyakinan yang kuat cenderung lebih mampu mengelola tekanan dan tantangan hidup dengan lebih baik. Selain itu, fleksibilitas dalam pembagian peran domestik dan komunikasi yang efektif antara pasangan terbukti sangat penting dalam memperkuat stabilitas rumah tangga di tengah keterbatasan ekonomi. Kesimpulannya, meskipun pernikahan di bawah umur sering kali menghadapi risiko sosial dan ekonomi, ketahanan keluarga tetap dapat terbangun melalui nilai-nilai agama dan dukungan sosial yang solid. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan perlunya program edukasi dan pendampingan yang lebih komprehensif bagi pasangan muda, agar mereka lebih mampu menghadapi tantangan dalam kehidupan rumah tangga.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: ketahanan keluarga, pernikahan bawah umur, peran ganda, dukungan sosial, pendekatan fenomenologi.
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Program Pascasarjana > Program Magister > Hukum Keluarga
Depositing User: Pusat Riset Pascasarjana
Date Deposited: 03 Mar 2026 07:26
Last Modified: 03 Mar 2026 07:26
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/32477

Actions (login required)

View Item View Item