Nalar Hukum Hakim dalam Memahami Syarat Alternatif Izin Poligami( Studi Komparatif Putusan Pengadilan Agama Sampit dan Putusan Pengadilan Tinggi Agama Palangkaraya )

Marvi, Muhammad Farel Ar-Rezki (2026) Nalar Hukum Hakim dalam Memahami Syarat Alternatif Izin Poligami( Studi Komparatif Putusan Pengadilan Agama Sampit dan Putusan Pengadilan Tinggi Agama Palangkaraya ). Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (COVER DAN DAFTAR ISI)
SKRIPSI MUHAMMAD FAREL AR-REZKI MARVI 2213010173 COVER DAN DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (408kB)
[img] Text (BAB I)
SKRIPSI MUHAMMAD FAREL AR-REZKI MARVI 2213010173 BAB 1.pdf

Download (261kB)
[img] Text (BAB III)
SKRIPSI MUHAMMAD FAREL AR-REZKI MARVI 2213010173 BAB III.pdf

Download (312kB)
[img] Text (BAB V DAN DAFTAR PUSTAKA)
SKRIPSI MUHAMMAD FAREL 2213010173 BAB V.pdf

Download (220kB)
[img] Text (BAB I-V FULL TEKS)
FULL SKRIPSI MUHAMMAD FAREL BAB 1-V (full teks).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penulisan Skripsi ini dilatarbelakangi oleh disparitas penalaran hukum (legal reasoning) antara hakim tingkat pertama dan tingkat banding dalam memutus permohonan izin poligami, khususnya terkait pembuktian syarat alternatif “istri tidak dapat melahirkan keturunan” sebagaimana diatur dalam Pasal 57 huruf c KHI. Ada tiga pertanyaan penelitian ini yaitu pertama, Bagaimana proses pertimbangan hakim dalam memahami syarat alternatif izin poligami? Kedua, Bagaimana nalar hakim dalam memahami syarat alternatif izin poligami? ketiga, Apa penyebab terjadinya disparitas putusan tingkat pertama dan pengadilan tingkat banding dalam syarat alternatif izin poligami? Adapun Informan dalam penelitian ini adalah Hakim Pengadilan Agama Sampit dan Hakim Pengadilan Tinggi Agama Palembang. Pemilihan Informan dilakukan dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Analisis yang digunakan adalah analisis deskripstif kualitatif dengan menggunakan teori interpretasi hukum dan teori keadilan Maqashid Syariah. Hasil penelitian ini Pertama, pertimbangan hukum meliputi identifikasi Pasal 57 KHI huruf c, analisis fakta, dan verifikasi bukti. Hakim tingkat pertama memahaminya secara tekstual, dibuktikan dengan surat keterangan medis bahwa istri tidak bisa hamil lagi. Hakim tingkat banding memahaminya secara kontekstual, dibuktikan dengan surat kandungan lemah dan keyakinan hakim. Kedua, metode interpretasi hakim tingkat pertama adalah tekstual dengan prinsip keadilan berupa adopsi anak. Hakim tingkat banding menggunakan interpretasi kontekstual dengan prinsip keadilan bahwa jika satu syarat terpenuhi, poligami dikabulkan. Ketiga, perbedaan putusan disebabkan hakim tingkat pertama konsisten dengan bukti medis. Hakim tingkat banding menilai hakim tingkat pertama kurang teliti dan memprioritaskan memori banding.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Izin Poligami, Nalar Hukum Hakim, Syarat Alternatif, Disparitas Putusan, Maqashid Syariah.
Subjects: Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih > Hukum Keluarga, Perkawinan, Pernikahan Menurut Islam
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga
Depositing User: Ruang Baca Fakultas Syariah
Date Deposited: 03 Mar 2026 04:06
Last Modified: 03 Mar 2026 04:07
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/32238

Actions (login required)

View Item View Item