Penafsiran Maisir Dalam QS al-Mā’idah ayat 90-91 (Analisis Pendekatan Ma’na Cum Maghza)

Agustary, Verry (2026) Penafsiran Maisir Dalam QS al-Mā’idah ayat 90-91 (Analisis Pendekatan Ma’na Cum Maghza). Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (cover)
Verry Agustari (2215050069) - (cover-daftar isi Verry Agustari)..pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
BAB 1.pdf - Published Version

Download (3MB)
[img] Text (BAB III)
BAB 3.pdf - Published Version

Download (2MB)
[img] Text (BAB V dan Daftar Pustaka)
BAB 5 dan Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (Full Text)
Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (13MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya judi online yang memakai istilah religius seperti istilah “sedekah chip” yang mengaburkan batasan maisir di masyarakat. Fenomena ini menuntut penafsiran kontekstual atas QS. al-Mā’idah ayat 90-91 guna merespons batasan maisir di era kontemporer. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah: (1) bagaimana ma’na al-tārīkhī (makna historis) maisir dalam QS. al-Mā’idah ayat 90–91; (2) bagaimana al-maghza al-tārīkhī (signifikansi fenomenal historis) ayat tersebut; dan (3) bagaimana al-maghza al-mutaḥarrik al-mu‘āṣir (signifikansi fenomenal dinamis) maisir dalam konteks kekinian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna historis maisir, mengungkap pesan utama yang dikandung ayat, serta merumuskan relevansi dan batasan maisir dalam realitas modern melalui pendekatan ma’na cum maghza yang dipopulerkan oleh Sahiron Syamsuddin. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif-studi kepustakaan (library research). Studi ini sangat urgen dalam memperkaya khazanah penafsiran Al-Qur'an, khususnya dalam merekonstruksi batasan-batasan maisir yang relevan dengan fenomena kontemporer saat ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (ma’na at-tharikhi) maisir berdasarkan QS al-Mā’idah ayat 90-91 adalah proses mendapatkan harta dengan mudah yang melibatkan unsur taruhan dan spekulatif. Pesan utama (al-maghza al-tārīkhī) ayat ini adalah bahwa Islam melarang mendapatkan harta secara bathil dengan melibatkan unsur taruhan yang dapat mengakibatkan konflik sosial, penurunan spritual, dan melalaikan diri dari mengingat Allah. Sehingga dapat ditarik ke konteks kekinian (al-maghza al-mutaḥarrik al-mu‘āṣir) apapun bentuk maisir di zaman modern ini jika menimbulkan akibat tersebut, maka ia termasuk kedalam maisir.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Maisir, Ma’na Cum Maghza, Al-Mā’idah: 90-91, Judi Online.
Subjects: Tajuk Subjek > Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Ruang Baca FUSA
Date Deposited: 30 Mar 2026 07:07
Last Modified: 30 Mar 2026 07:07
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/31943

Actions (login required)

View Item View Item