Anggraini, Sania (2026) Motif Batik Incung di Kabupaten Kerinci (Sebuah Tinjauan Historis Antropologis). Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (COVER - DAFTAR ISI)
Sania Anggraini 2111020062 cover-daftar isi.pdf Download (559kB) |
|
|
Text (Bab 1)
BAB I_Sania Anggraini_2111020062.pdf - Published Version Download (265kB) |
|
|
Text (BAB II)
Sania Anggraini 2111020062 BAB III.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB III)
Sania Anggraini 2111020062 BAB II.pdf Download (667kB) |
|
|
Text (BAB IV - DAFTAR PUSTAKA)
Sania Anggraini 2111020062 BAB IV-daftar pustaka.pdf Download (331kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
Sania Anggraini 2111020062 FULL TEXT.pdf Restricted to Repository staff only Download (8MB) |
Abstract
Batik Incung adalah jenis batik khas Kabupaten Kerinci yang memiliki motif dan corak yang terinspirasi dari aksara Incung (aksara tradisional masyarakat Kerinci) serta simbol-simbol budaya lokal. Aspek diteliti Motif batik yang berbasis pada aksara Incung Penggunaan batik dalam kegiatan adat dan sosial dalam masyarakat Kerinci. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami perkembangan karya batik incung dari masa ke masa di Kabupaten Kerinci dan untuk mengetahui makna simbolik motif batik incung yang berkaitan dengan nilai-nilai Islam. Dengan menggunakan metode penelitian sejarah, tahapan penelitian meliputi heuristik, yaitu pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan bantuan teori semiotika Roland Barthes untuk menganalisis tanda, penanda, dan petanda dalam motif batik, serta sumber tertulis seperti buku dan jurnal; sintesis data melalui triangulasi serta historiografi sebagai tahap akhir untuk menyusun hasil penelitian bentuk deskriptif-naratif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis semiotika Roland Barthes pada tataran denotasi, konotasi, dan mitos, motif Batik Incung Kerinci yang memadukan simbol Puncak Masjid Agung Pondok Tinggi mengandung makna simbolik yang sarat nilai-nilai Islam, di mana puncak masjid merepresentasikan pusat ibadah dan kedekatan kepada Allah SWT, keris melambangkan perjuangan dan keteguhan dalam membela kebenaran, serta aksara Incung menandakan pentingnya ilmu dan kesadaran spiritual; pada tingkat mitos, simbol-simbol tersebut membangun identitas kolektif masyarakat Kerinci yang religius dan berakhlak. Sementara itu, motif batik incung pohon bambu tidak hanya merepresentasikan unsur alam, tetapi juga mencerminkan nilai gotong royong, kebersamaan, dan rasa syukur melalui tradisi membuat lemang, serta secara simbolis melambangkan keteguhan, kelenturan, kesabaran, dan ketawakalan; pada tataran mitos, bambu menjadi simbol harmonisasi antara budaya lokal dan ajaran Islam dalam kehidupan masyarakat Kerinci
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Motif Batik Incung, Kabupaten Kerinci Historis Antropologis. |
| Subjects: | Tajuk Subjek > Sejarah, Geografi, Biografi |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah Peradaban Islam |
| Depositing User: | Ruang Baca FAH |
| Date Deposited: | 16 Mar 2026 01:19 |
| Last Modified: | 16 Mar 2026 01:19 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/31746 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
