Rahmadani, Lia (2026) Penyelesaian Wanprestasi Pada Akad Mukhabarah (Studi Kasus di Nagari Lubuk Malako, Kecamatan Sangir Jujuan, Kabupaten Solok Selatan). Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover-Daftar Isi)
Cover sampai Daftar Isi.pdf - Published Version Download (597kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (341kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version Download (383kB) |
|
|
Text (BAB V-Daftar Pustaka)
BAB V-Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (258kB) |
|
|
Text (Full Text)
Lia Rahmadani_2213040008_Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Skripsi ini dilaterbelakangi oleh adanya praktik akad mukhabarah yang merupakan salah satu bentuk perjanjian yang umum dilakukan di Nagari Lubuk Malako Kecamatan Sangir Jujuan Kabupaten Solok Selatan. Namun, dalam pelaksanaannya, sering terjadi wanprestasi yang dapat merugikan salah satu pihak. Berdasarkan latar belakang di atas maka pertanyaan penelitian ada tiga, yakni: pertama, apa saja bentuk-bentuk wanprestasi yang terjadi dalam pelaksanaan akad mukhabarah di Nagari Lubuk Malako?. Kedua, apa saja faktor penyebab terjadinya wanprestasi pada akad kerja sama lahan pertanian di Nagari Lubuk Malako?. Ketiga, bagaimana penyelesaian wanprestasi pada akad mukhabarah oleh toko adat yang terjadi di Nagari Lubuk Malako?. Untuk menjawab permasalahan tersebut dilakukan penelitian lapangan yang bersifat kualitatif. Data primer diperoleh dengan wawancara. Data sekunder diperoleh dari buku-buku, jurnal, dan skripsi. Hasil penelitian ini adalah: Pertama, menunjukkan bahwa bentuk wanprestasi yang terjadi pada akad mukhabarah di Nagari Lubuk Malako meliputi penarikan lahan secara sepihak, tidak mengembalikan benih, dan pembagian hasil yang tidak sesuai dengan kesepakatan. Kedua, faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya wanprestasi pada akad mukhabarah di Nagari Lubuk Malako antara lain faktor ekonomi, kendala pada tanaman, dan kurangnya pengetahuan dan pemahaman tentang kewajiban-kewajiban yang terkait dengan akad kerja sama lahan pertanian. Ketiga, penyelesaian wanprestasi dilakukan secara nonlitigasi dengan cara ash-sulh, negosiasi atau musyawarah antara pihak pemilik lahan dan pihak penggarap. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mematuhi kewajiban-kewajiban yang terkait dengan akad kerja sama lahan pertanian.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Wanprestasi, Mukhabarah, Penyelesaian Sengketa, Nonlitigasi |
| Subjects: | Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih > Muamalah |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syari'ah |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 18 Feb 2026 01:11 |
| Last Modified: | 18 Feb 2026 01:11 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/31348 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
