Mala, Restanil (2025) At-Tamanni Dalam Al-Qur'an ( Analisis Pendekatan Ma'na Cum Maghza ). Skripsi thesis, Uin Imam Bonjol Padang.
|
Text (COVER-ABSTACK)
SKRIPSI ANIL FULL TEXXT-1-13.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf - Published Version Download (810kB) |
|
|
Text (BAB 3)
BAB 3.pdf - Published Version Download (339kB) |
|
|
Text (BAB 5-DAFTAR PUSTAKA)
BAB 5.pdf - Published Version Download (370kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
SKRIPSI ANIL FULL TEXXT.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini membahas makna dan fungsi kata At-Tamanni dalam AlQur’an melalui pendekatan Ma’na cum Maghza, yaitu metode penafsiran yang menggali makna historis (al-ma’na at-tārīkhī) dan signifikansi kontekstual kontemporer (al-maghza al-mu‘āṣir). Dalam bahasa Arab, At-Tamanni berarti angan-angan, namun penggunaannya dalam Al-Qur’an menunjukkan dimensi semantik dan spiritual yang kompleks. Penelitian ini menyoroti bahwa angan-angan kosong (tamanni) sering kali dicela karena membawa pada kelalaian terhadap amal dan kenyataan hidup. Tiga ayat utama yang dianalisis adalah Q.S. Al-Baqarah: 78, Q.S. Al-Baqarah: 111, dan Q.S. An-Nisa: 120. Analisis dilakukan melalui langkah-langkah linguistik, intratekstual, intertekstual, serta historis makro dan mikro. Hasilnya menunjukkan bahwa Al-Qur’an mengkritik keras sikap tamanni yang tidak disertai dengan usaha dan amal shalih, baik dalam konteks kaum Ahli Kitab maupun bisikan setan kepada manusia. Pendekatan Ma’na cum Maghza memungkinkan pembacaan ayat-ayat tersebut secara lebih komprehensif, sehingga dapat diterapkan dalam konteks modern sebagai kritik terhadap sikap hidup yang pasif, ilusif, dan jauh dari tanggung jawab spiritual dan sosial. Penelitian ini juga memperlihatkan bahwa tamanni dalam Al-Qur’an bukan hanya sekadar makna linguistik, tetapi juga menggambarkan kondisi psikologis dan teologis umat manusia yang hidup dalam delusi spiritual. Dengan memadukan analisis teks dan konteks, pendekatan ini membantu pembaca memahami bahwa setiap bentuk harapan yang tidak dibarengi amal nyata adalah bentuk penyesatan diri yang bisa berujung pada kerugian di dunia dan akhirat. Temuan ini penting untuk menegaskan kembali bahwa Al-Qur’an tidak hanya berbicara kepada umat terdahulu, tetapi terus relevan bagi umat Islam masa kini yang menghadapi tantangan modern berupa sikap hedonistik, malas beramal, dan terlalu percaya pada janji tanpa usaha. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan tafsir tematik dan menjadi referensi praktis dalam membentuk kesadaran religius yang aktif dan bertanggung jawa. Kata Kunci : At-Tamanni, Al-Qur’an, Ma’na cum Maghza, tafsir tematik, makna historis, Signifikansi
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Attamanni. Al-Qur'an, Ma'nacum Maghza, Tafsir Tematik. Makna Historis, Signifikansi |
| Subjects: | Agama Islam |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 10 Sep 2025 04:24 |
| Last Modified: | 10 Sep 2025 04:24 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/31217 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
