Pemberdayaan Ketahanan Pangan Masyarakat Melalui Program Humasa Sebel-Humaha Heba Di Desa Sembilan Kecamatan Simeulue Barat Kabupaten Simeulue

Arafat, Ismi (2025) Pemberdayaan Ketahanan Pangan Masyarakat Melalui Program Humasa Sebel-Humaha Heba Di Desa Sembilan Kecamatan Simeulue Barat Kabupaten Simeulue. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover & Daftar Isi)
Ismi Arafat_2220050013_PASCA_Cover Dll.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
Ismi Arafat_2220050013_PASCA_BAB I.pdf - Published Version

Download (485kB)
[img] Text (BAB III)
Ismi Arafat_2220050013_PASCA_BAB III.pdf - Published Version

Download (564kB)
[img] Text (BAB V & Daftar Pustaka)
Ismi Arafat_2220050013_PASCA_BAB V dan Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (401kB)
[img] Text (TESIS FULL TEXT)
Ismi Arafat_2220050013_PASCA_Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis indikator keperhasilan Pemberdayaan Ketahanan Pangan Masyarakat Melalui Program Humasa Sebel Humaha Heba di Desa Sembilan Kabupaten Simeulue. Memenuhi kebutuhan pangan merupakan hak dan dilindungi oleh Undang-Undang di Indonesia. Luas panen padi sawah Indonesia dan Provinsi Aceh mengalami perkembangan yang fluktuatif setiap tahunnya. Kabupaten Simeulue di tahun 2020 telah melaksanakan Program Humasa Sebbel-Khumaha Heba (Bersama-sama turun ke sawah) dengan tujuan swasembada pangan yang mandiri dan berkelanjutan di Kabupaten Simeulue. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif atau penelitian menggunakan pendekatan analisis deskriptif. Tahapan penelitian ini adalah peletakan dasar penelitian, perencanaan penelitian, pengumpulan data, serta turun langka aksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pendekatan penelitian Creswell. Hasil penelitian menunjukan bahwa pentingnya indikator keberhasilan pemberdayaan melalui program ketahanan pangan dan tetap memelihara eksistensi budaya local dengan cara; pertama, memahami kondisi sosial, ekonomi masyarakat melalui program humasa sebel-humaha heba dengan konsep objektif. Dimana program ketahanan pangan melalui program humasa sebel-humaha heba memiliki peningkatan produktivitas, kemandirian, dan berkelanjutan dengan terpenuhinya alat petani seperti benih padi unggul, pupuk, dan alsintan. Dengan kondisi kultur, sosial dan budaya yang rentan terjadi menurunya produktivitas masyarakat. Sikap tidak peduli antar sesama petani, kurang perhatian dari pemerintah, dan tidak ada kegiatan masyarakat skala besar. Kedua; menunjukan bahwa penerapan program Humasa Sebel-Humaha Heba berhasil meningkatkan produktivitas lahan dan diversivikasi hasil pertanian, memmanfaatkan sumber daya lokal secara optimal. Ketiga; melalui pemeberdayaan program ketahanan pangan yang diluncurkan pemerintah Simeulue, masyarakat desa memiliki kesadaran untuk meningkatkan solidaritas, sehingga berdampakm positif pada peningkatan kesejahteraan sosial-ekonomi jangka panjang dengan mebangkitkan ketahanan pangan yang mandiri dan berkelanjutan. Keempat; kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan sarana produksi, modal usaha dan dukungan teknologi. kelima. Secara keseluruhan, program Humasa Sebel-Humaha Heba menjadi model pemberdayaan berbasis komunitas yang efektif untuk mendukung kethanan pangan berkelanjutan di wilayah Simeulue.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Ketahana Pangan, pemberdayaan masyarakat, Humasa Sebel Humaha Heba Simeulue
Subjects: Tajuk Subjek > 300 Ilmu Sosial
Tajuk Subjek > Bahasa > Bahasa Indonesia
Divisions: Program Pascasarjana > Program Magister > Pengembangan Masyarakat Islam
Depositing User: Pusat Riset Pascasarjana
Date Deposited: 08 Sep 2025 05:54
Last Modified: 05 Mar 2026 07:53
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/30904

Actions (login required)

View Item View Item