Efektivitas Mediasi Elektronik dan Konvensional Dalam Penyelesaian Sengketa Perceraian Di Pengadilan Agama Padang Kelas IA

Aflah, Riziq, Fathur, M. (2025) Efektivitas Mediasi Elektronik dan Konvensional Dalam Penyelesaian Sengketa Perceraian Di Pengadilan Agama Padang Kelas IA. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (COVER - DAFTAR ISI)
COVER - DAFTAR ISI SKRIPSI M. FATHUR RIZIQ AFLAH 2113010150-1-13.pdf - Published Version

Download (2MB)
[img] Text (BAB I)
BAB I - M. FATHUR RIZIQ AFLAH 2113010150-14-26.pdf - Published Version

Download (441kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III - M. FATHUR RIZIQ AFLAH 2113010150.pdf - Published Version

Download (666kB)
[img] Text (BAB V - DAFTAR PUSTAKA)
BAB V - DAPUS M. FATHUR RIZIQ AFLAH 2113010150-68-106.pdf - Published Version

Download (486kB)
[img] Text (FULL TEXT)
SKRIPSI FULL TEKS - M. FATHUR RIZIQ AFLAH 2113010150.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (8MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi pelaksanaan mediasi elektronik dan konvensional dalam penyelesaian sengketa perceraian di Pengadilan Agama Padang Kelas IA, berdasarkan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2016 tentang prosedur mediasi di pengadilan dan Nomor 3 Tahun 2022 tentang mediasi di pengadilan secara elektronik. Penelitian bertujuan untuk menjawab: (1) bagaimana mediasi secara elektronik dan konvensional pada perkara perceraian (2) Bagaimana kelebihan dan kekurangan mediasi secara elektronik dan konvensional pada perkara perceraian dan (3) Bagaimana dampak mediasi elektronik dan konvensional terhadap keberhasilan mediasi pada perkara perceraian. Melalui metode kualitatif dengan pendekatan empiris-normatif dan penelitian lapangan ini mengumpulkan data melalui wawancara serta studi literatur terkait. Data diolah secara naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan mediasi baik secara konvensional maupun elektronik sudah sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh PERMA No. 1 Tahun 2016 dan PERMA No. 3 Tahun 2022, sejalan dengan asas peradilan yang sederhana, cepat, dan berbiaya ringan. Namun, penerapan mediasi belum sepenuhnya efektif berdasarkan Teori Efektivitas Hukum Soerjono. Faktor hukum, yaitu regulasi yang ada sudah memadai, Faktor penegak hukum yaitu mediator yang telah berperan dengan baik. Faktor sarana dan fasilitas yaitu teknologi dan tenaga IT yang sudah memadai. Faktor masyarakat yaitu tingkat pendidikan yang masih rendah menjadi hambatan dalam penerimaan mediasi elektronik. Faktor kebudayaan yaitu perbedaan latar belakang antara mediator dan pihak yang berperkara dapat menjadi hambatan. Meskipun mediasi konvensional menawarkan interaksi langsung yang lebih mendalam dan mediasi elektronik menawarkan fleksibilitas waktu dan ruang, keberhasilan mediasi pada akhirnya sangat bergantung pada kemauan tulus para pihak yang bersengketa, bukan pada metode mediasi yang digunakan. Ketidakmauan pihak untuk dimediasi menjadi salah satu faktor utama kegagalan mediasi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Mediasi Elektronik, Mediasi Konvensional, Efektivitas, Perceraian, Pengadilan Agama Padang.
Subjects: Tajuk Subjek > 2x0 Agama Islam > Fiqih > Perkawinan, Pernikahan
Tajuk Subjek > 2x0 Agama Islam > Fiqih > Hukum Keluarga, Perkawinan, Pernikahan Menurut Islam
Agama Islam > Fiqih (Hukum Islam) > Perceraian Menurut Islam
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga
Depositing User: Ruang Baca Fakultas Syariah
Date Deposited: 07 Sep 2025 13:18
Last Modified: 10 Aug 2026 08:11
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/30646

Actions (login required)

View Item View Item