Wacana Hadis Tentang Larangan Safar Bagi Muslimah Tanpa Mahram Di Media Sosial

Rezeki, Sri (2025) Wacana Hadis Tentang Larangan Safar Bagi Muslimah Tanpa Mahram Di Media Sosial. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover-daftar isi)
cover sri sidang.pdf - Published Version

Download (642kB)
[img] Text (BAB I)
skripsi sri rezeki-1-17.pdf - Published Version

Download (424kB)
[img] Text (BAB III)
skripsi watermark sri rezeki-40-62.pdf - Published Version

Download (721kB)
[img] Text (BAB V-DAFTAR PUSTAKA)
skripsi watermark sri rezeki -63-69.pdf - Published Version

Download (312kB)
[img] Text (SKRIPSI FULL TEXT)
SKRIPSI FULL TEXT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji wacana hadis tentang larangan safar bagi muslimah tanpa mahram sebagaimana berkembang di platform media sosial Instagram. Hadis tersebut sering menjadi topik diskusi publik, khususnya dalam konteks mobilitas perempuan muslim di era modern. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana hadis tersebut ditampilkan,dan diperdebatkan dalam unggahan serta komentar pengguna Instagram, serta bagaimana dinamika wacana tersebut mencerminkan pergeseran otoritas keagamaan di ruang digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana. Data dikumpulkan dari unggahan akun dakwah, tokoh agama, serta respons dan komentar warganet terhadap konten yang membahas larangan safar bagi muslimah tanpa mahram. Analisis difokuskan pada representasi hadis, respon public, serta dinamika keagamaan yang ada diruang digital tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua kutub utama dalam wacana: kelompok yang memahami hadis secara tekstual dan cenderung konservatif, serta kelompok yang memahami hadis secara kontekstual dengan mempertimbangkan aspek sosial, keamanan, dan perkembangan zaman. Instagram sebagai media visual turut membentuk cara penyampaian dan penerimaan pesan keagamaan, di mana narasi agama sering dikemas secara singkat, persuasif, dan emosional untuk menarik perhatian audiens. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Instagram menjadi ruang diskursif baru dalam membentuk pemahaman keagamaan masyarakat, khususnya terkait peran dan kebebasan perempuan muslim. Oleh karena itu, penting bagi pengguna media sosial dan para pendakwah digital untuk menyampaikan konten keagamaan dengan pendekatan yang bijak, kontekstual, dan responsif terhadap tantangan zaman.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: hadis, instagram, mahram, muslimah, safar, dan Wacana Keagamaan
Subjects: Agama Islam > Hadis dan Ilmu Berkaitan > Kumpulan Hadits
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Hadis
Depositing User: Ruang Baca FUSA
Date Deposited: 07 Sep 2025 11:46
Last Modified: 07 Sep 2025 11:46
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/30636

Actions (login required)

View Item View Item