Filsafat Manusia Menurut Fahruddin Faiz

Yulistia, Angel (2025) Filsafat Manusia Menurut Fahruddin Faiz. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (cover)
Angel Yulistia NIM 2115010045 cover-daftar isi...pdf - Published Version

Download (429kB)
[img] Text (BAB 1)
Angel Yulistia NIM 2115010045 BAB 1.pdf - Published Version

Download (583kB)
[img] Text (BAB 3)
Angel Yulistia NIM 2115010045 BAB 3.pdf - Published Version

Download (365kB)
[img] Text (BAB 5)
Angel Yulistia NIM 2115010045 BAB 5.pdf - Published Version

Download (157kB)
[img] Text (FULL)
Angel Yulistia NIM 2115010045 Full.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kajian filsafat manusia dalam merespons krisis moral, degradasi spiritual, dan hilangnya makna hidup di era modern. Permasalahan penelitian mencakup: (1) hakikat manusia menurut Fahruddin Faiz; (2) hubungan manusia dengan Tuhan dan alam semesta; dan (3) pengaruh pemikiran filosof Muslim terhadap pandangan Fahruddin Faiz. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis pemikiran Fahruddin Faiz mengenai hakikat manusia serta relevansinya bagi kehidupan kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode induktif, analisis kritis, dan holistik. Adapun jenis dari penelitian ini berupa Studi Kepustakaan (Library Research). Dalam penelitian ini, peneliti menggambarkan dengan jelas mengenai konsep manusia dalam filsafat serta pemikiran Fahruddin Faiz. Teknik pengumpulan data yang peneliti pakai pada kali ini berupa koleksi data, baik dari buku, jurnal, ataupun sumber yang lain yang berkaitan dengan bahasan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut Fahruddin Faiz, manusia memiliki lima ciri utama, yaitu mukarrom (dimuliakan), mukallaf (dibebani tanggung jawab syariat), mukhoyar (memiliki kebebasan memilih), majzi (akan menerima balasan), dan makhluk berakal. Dimensi manusia mencakup jasmani, rohani, akal, dan hati yang saling terkait, dengan keseimbangan antara aspek material dan spiritual sebagai syarat kesempurnaan hidup. Dalam relasinya dengan Tuhan dan alam semesta, manusia berperan sebagai hamba sekaligus khalifah yang wajib menjaga hubungan baik dengan Sang Pencipta, sesama manusia, dan lingkungan. Pemikiran Fahruddin Faiz dipengaruhi oleh filsafat Islam klasik, seperti Al-Farabi, Ibnu Sina, dan Al-Ghazali, yang diadaptasi secara kontekstual untuk menjawab tantangan zaman. Pemikiran ini relevan sebagai landasan etis dan filosofis dalam membangun karakter, memperkuat nilai kemanusiaan, dan mengatasi krisis spiritual di masyarakat modern. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemikiran Fahruddin Faiz mampu menjawab tantangan eksistensial manusia modern yang mengalami krisis spiritual dan identitas, serta menawarkan landasan filosofis untuk pengembangan diri yang selaras dengan nilai-nilai lslam. Serta pemikiran Fahruddin Faiz memberikan landasan etis dan filosofis yang kuat untuk membangun karakter, memperkuat nilai kemanusiaan dan mengatasi krisis spiritual masyarakat modern.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Filsafat Manusia, Fahruddin Faiz, Hakikat Manusia
Subjects: Tajuk Subjek > Filsafat dan Psikologi > Filsafat Kehidupan Manusia
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Aqidah dan Filsafat Islam
Depositing User: Ruang Baca FUSA
Date Deposited: 12 Nov 2025 06:28
Last Modified: 12 Nov 2025 06:28
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/30286

Actions (login required)

View Item View Item