Br Ginting, Meilia Geminda (2025) Toxic Friendship Dalam Qur’an Surah al-Furqān (Analisis Semiotika Roland Barthes). Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover-Daftar Isi)
Meilia Geminda Br Ginting. NIM 2115050067. COVER-DAFTAR ISI.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB 1)
Meilia Geminda Br Ginting. NIM 2115050067. BAB 1.pdf - Published Version Download (831kB) |
|
|
Text (BAB 3)
Meilia Geminda Br Ginting. NIM 2115050067. BAB 3.pdf - Published Version Download (478kB) |
|
|
Text (BAB 5-Daftar Pustaka)
Meilia Geminda Br Ginting. NIM 2115050067. BAB 5-DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (487kB) |
|
|
Text (Full Text)
Meilia Geminda Br Ginting. NIM 2115050067. Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Permasalahan dalam penelitian ini adalah maraknya fenomena toxic friendship yaitu merupakan bentuk pertemanan yang merugikan secara emosional, mental, dan spiritual. Fenomena ini kerap terjadi di kalangan remaja dan dewasa, dan dapat menghambat perkembangan kepribadian serta menjauhkan seseorang dari nilai-nilai agama. Al-Qur’an sebagai pedoman hidup telah memberi isyarat mengenai pentingnya memilih teman yang baik, sebagaimana tercermin dalam QS. al-Furqān ayat 27-29. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi toxic friendship yang tergambar dalam tanda-tanda bahasa yang terdapat dalam ayat dan mengetahui bagaimana analisis semiotika Roland Barthes terkait toxic friendship dalam QS. al-Furqān ayat 27-29. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif analitik dengan jenis studi kepustakaan. Sumber primer adalah QS. al-Furqān ayat 27–29 dan kitab tafsir dan sumber sekunder adalah literatur tentang toxic friendship dan semiotika Roland Barthes. Proses pengumpulan data dilakukan melalui tahapan membaca, menelaah, menghubungkan, dan menginterpretasikan makna ayat dengan bantuan pandangan mufasir serta teori semiotika. Analisis dilakukan menggunakan semiotika Roland Barthes melalui tiga level makna, yaitu denotatif, konotatif, dan mitos. Hasil dari penelitian ini adalah pertama, toxic friendship dalam QS. al-Furqān ayat 27-29 direpresentasikan melalui susunan bahasa yang menunjukkan muatan emosional yang kuat, seperti rasa kecewa, putus asa, dan penyesalan mendalam. Ayat ini menggambarkan seorang individu yang merasa dirugikan oleh hubungan pertemanan yang awalnya tampak dekat namun ternyata membawa dampak buruk terhadap keimanannya. Ungkapan seperti “andai aku” dan “telah menyesatkanku” dalam ayat menjadi isyarat bahwa kedekatan sosial tidak selalu membawa kebaikan, bahkan bisa menjerumuskan. Kedua, dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes, ditemukan tiga lapisan makna: secara denotatif, ayat menunjukkan penyesalan terhadap pertemanan yang salah; secara konotatif, terdapat pesan bahwa pertemanan memiliki kekuatan besar dalam membentuk arah hidup seseorang; dan secara mitologis, ayat ini menyampaikan bahwa tidak semua hubungan sosial itu positif, karena ada yang secara halus menyamarkan penyimpangan dalam bentuk kedekatan semu. Oleh karena itu, pesan yang terkandung dalam ayat ini tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga simbolik, sebagai peringatan untuk lebih bijak dalam memilih pergaulan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | al-Furqān, Roland Barthes, Semiotika, Tafsir, Toxic Friendship. |
| Subjects: | Agama Islam Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Ilmu Tafsir |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 07 Sep 2025 09:13 |
| Last Modified: | 07 Sep 2025 09:13 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/29973 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
