Alharis, M. (2025) Bimbingan Rohani Islam dalam Meningkatkan Kesadaran Sosial Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Muara Kota Padang. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (COVER - DAFTAR ISI)
COVER SAMPAI DAFTAR ISI M. ALHARIS 2112020105.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I M. ALHARIS 2112020105.pdf - Published Version Download (229kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III M. ALHARIS 2112020105.pdf - Published Version Download (260kB) |
|
|
Text (BAB V- DAFTAR PUSTAKA)
BAB V DAN DAFTAR PUSTAKA M. ALHARIS 2112020105.pdf - Published Version Download (235kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
FULL TEXT SKRIPSI M. ALHARIS 2112020105.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Rendahnya kesadaran sosial pada narapidana terlihat dari sikap kurang peduli terhadap sesama, minimnya empati dan solidaritas serta kesulitan dalam membangun hubungan sosial yang sehat di dalam lingkungan Lapas. Kondisi ini berkontribusi terhadap munculnya perilaku menyimpang dan menjadi salah satu permasalahan utama dalam proses pembinaan narapidana. Lembaga pemasyarakatan merupakan sebuah badan yang didirikan tidak hanya untuk menghukum perilaku kriminal tetapi juga membantu memberikan binaan kepada narapidana agar dapat memperbaiki diri menjadi individu yang berguna di tengah masyarakat, salah satu melalui program bimbingan rohani Islam. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana program bimbingan rohani Islam dapat meningkatkan kesadaran sosial narapidana aspek mental, sosial dan spiritual. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif. Informan penelitian berjumlah 6 orang yang dipilih melalui Teknik snowball sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan melalui 3 tahap yaitu: tahap pengumpulan data, reduksi data, dan penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa bimbingan rohani Islam dapat membantu meningkatkan kesadaran sosial informan. Pada aspek mental, semua informan cenderung mengakui telah mampu mengendalikan emosi dan stress selama menjalani masa hukuman didalam Lapas. Pada aspek sosial, semua informan cenderung mengakui dapat membangun hubungan sosial yang baik dengan sesama narapidana dan mampu berempati terhadap kondisi yang dihadapi oleh sesama napi. Pada aspek spiritual, para informan juga mengakui telah mampu memahami dampak dosa dan perbuatan maksiat lainnya sehingga mereka mempunyai keinginan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Kesimpulan program bimbingan rohani Islam yang dilakukan oleh Lapas sebagai salah satu program pembinaan mental narapidana terlihat cukup efektif, namun program berkelanjutan tetap harus diberikan setelah mereka keluar dari Lapas agar perilaku kriminal mereka tidak terulang.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | bimbingan rohani islam, kesadaran sosial, narapidana |
| Subjects: | D History General and Old World > D History (General) |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Bimbingan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Bimbingan Konseling Islam |
| Depositing User: | Ruang Baca FDIK |
| Date Deposited: | 07 Sep 2025 05:21 |
| Last Modified: | 07 Sep 2025 05:21 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/29942 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
