Faiz, Ahmad (2025) Praktik Penafkahan Anak Yatim di Panti Asuhan Yatim Persatuan Guru Agama Islam (PGAI) Kota Padang dalam Perspektif Hukum Keluarga dan Kesejahteraan Sosial. Masters thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover-Daftar Isi)
Ahmad Faiz NIM 2120040018-Cover-Daftar isi.pdf - Published Version Download (824kB) |
|
|
Text (BAB I)
Ahmad Faiz NIM 2120040018-BAB I.pdf - Published Version Download (319kB) |
|
|
Text (BAB III)
Ahmad Faiz NIM 2120040018-BAB III.pdf - Published Version Download (72kB) |
|
|
Text (BAB V-Daftar Pustaka)
Ahmad Faiz NIM 2120040018-BAB V-daftar pustaka.pdf - Published Version Download (222kB) |
|
|
Text (FULL TESIS)
Ahmad Faiz NIM 2120040018-TESIS FULL.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Studi ini mengangkat judul Praktik Pemberian Nafkah Anak Yatim di Panti Asuhan Yatim Persatuan Guru Agama Islam (PGAI) Kota Padang dalam Perspektif Hukum Keluarga dan Kesejahteraan Sosial. Studi ini bertujuan untuk menganalisis praktik penafkahan anak yatim di Panti Asuhan Yatim PGAI Kota Padang dalam perspektif hukum keluarga dan kesejahteraan sosial. Fokus penelitian meliputi tiga aspek utama: Pertama, analisis praktik pemberian nafkah dalam memenuhi kebutuhan dasar (pangan, sandang, dan papan) berdasarkan prinsip hukum keluarga islam. Kedua, dampak penafkahan terhadap tingkat kesejahteraan sosial anak yatim, termasuk indikator kesehatan, pendidikan, dan kualitas hidup. Ketiga, identifikasi kendala dalam pemenuhan kebutuhan dasar anak yatim tersebut. Metode penelitian ini dengan pendekatan hukum empiris atau penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan dengan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ; pertama, praktik penafkahan di panti asuhan ini sejalan dengan prinsip-prinsip yang ada dalam hukum keluarga Islam, tetapi menghadapi tantangan seperti ketergantungan pada donasi tidak tetap, keterbatasan sumber daya manusia profesional, dan fluktuasi bantuan pemerintah. Kedua, Dampak penafkahan terhadap kesejahteraan sosial terlihat dari kemudahan dalam akses pendidikan dan kesehatan, meski masih diperlukan penguatan program pemberdayaan ekonomi untuk kemandirian jangka panjang. Ketiga, kendala dalam praktik pemberian nafkah ini terdiri dari kendala internal dan eksternal. Kendala internal seperti : keterbatasan sumber daya finansial, kurangnya tenaga professional dalam bidang tertentu, dan minimnya inovasi dalam pengelolaan sumber daya dan ekonomi kreatif. Kendala eksternal seperti: kenaikan harga bahan pangan dan penurunan daya beli masyarakat yang berdampak pada donasi ke panti asuhan. Temuan ini merekomendasikan perlunya sinergi antara panti asuhan, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan sistem penafkahan yang berkelanjutan, serta penguatan kerangka hukum untuk memastikan pemenuhan hak anak yatim secara holistic
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Anak Yatim, Nafkah, Hukum Keluarga, Kesejahteraan Sosial |
| Subjects: | Agama Islam > Fiqih (Hukum Islam) > Hukum Keluarga, Hukum Perkawinan, Hukum Pernikahan Menurut Islam |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Magister > Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Pusat Riset Pascasarjana |
| Date Deposited: | 08 Sep 2025 03:03 |
| Last Modified: | 08 Sep 2025 03:03 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/29529 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
