Wahyuni, Sarah (2025) Mengembangkan Kerangka Islamic Corporate Governance untuk Mengkaji Kinerja Keberlanjutan pada Bank Umum Syariah di Indonesia Tahun 2021-2024 dengan Kepemilikan Institusional sebagai Variabel Moderasi. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover - Daftar Isi)
COVER - DAFTAR ISI.pdf - Published Version Download (597kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (432kB) |
|
|
Text (Bab III)
BAB III.pdf - Published Version Download (569kB) |
|
|
Text (Bab V)
BAB V.pdf - Published Version Download (384kB) |
|
|
Text (Skripsi Full Text)
SKRIPSI FULL TEKS.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Mengembangkan Kerangka Islamic Corporate Governance Untuk Mengkaji Kinerja Keberlanjutan Pada Bank Umum Syariah di Indonesia Tahun 2021-2024 Dengan Kepemilikan Institusional Sebagai Variabel Moderasi disusun oleh Sarah Wahyuni dengan NIM: 2116050075 program studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan mengkaji pengaruh kerangka islamic corporate governance yang terdiri dari independensi dewan pengawas syariah dan rapat dewan pengawas syariah terhadap kinerja keberlanjutan dengan kepemilikan institusional sebagai variabel moderasi. Jenis penelitian ini merupakan metode kuantitatif dengan data sekunder berupa annual report masing-masing bank. Sumber data diperoleh dari masing-masing website bank umum syariah di Indonesia yang telah mempublikasikan laporan tahunan dan laporan keberlanjutan tahun 2021-2024. Penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling sehingga dihasilkan jumlah sampel sebanyak 11 bank umum syariah dengan jumlah 44 data yang dapat digunakan untuk penelitian. Analisis data dengan teknik analisis data panel dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan menggunakan alat uji Eviews 12 dalam pengolahan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa independensi dewan pengawas syariah berpengaruh signifikan terhadap kinerja keberlanjutan, sedangkan proses dewan pengawas syariah tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keberlanjutan. Sementara untuk kepemilikan institusional sebagai pemoderasi mampu memperlemah hubungan antara independensi dewan pengawas syariah dan proses dewan pengawas syariah terhadap kinerja keberlanjutan. Implikasi penelitian ini memberikan wawasan mengenai karakteristik dewan pengawas syariah yang dapat memperkuat tata kelola perusahaan dan mendorong perbaikan kinerja keberlanjutan jangka panjang.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kinerja Keberlanjutan, Kepemilikan Institusional, Islamic Corporate Governance |
| Subjects: | Agama Islam > Sosial dan Budaya Islam > Ekonomi Islam, Sistem Ekonomi Islam |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Perbankan Syari'ah |
| Depositing User: | Ruang Baca FEBI |
| Date Deposited: | 08 Sep 2025 03:25 |
| Last Modified: | 08 Sep 2025 03:25 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/28121 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
