Hasmida, Yolia (2022) Kearifan Lokal Tradisi Merariq Suku Sasak di Desa Bonder Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah. Skripsi thesis, Fakultas Adab dan Humaniora.
|
Text
Yolia hasmida_1611020051_BAB II_ - Yolia Hasmida.pdf Restricted to Repository staff only Download (312kB) |
|
|
Text
Yolia hasmida_1611020051_BAB III_ - Yolia Hasmida.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
Yolia hasmida_1611020051_BAB IV_ - Yolia Hasmida.pdf Download (478kB) |
|
|
Text
Yolia hasmida_1611020051_BAB1_ - Yolia Hasmida.pdf Download (478kB) |
|
|
Text
Yolia hasmida_1611020051_fulltext_ - Yolia Hasmida.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
Yolia_1611020051_cover,dll_ - Yolia Hasmida.pdf Download (729kB) |
Abstract
Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah tentang budaya masyarakat dan lebih difokuskan kepada: bagaimana sejarah Tradisi merariq di Desa Bonder, bagaimana prosesi Merariq di Desa Bonder, dan apa makna Tradisi merariq di Desa Bonder. Tujuan Penelitian ini untuk mendeskripsikan sejarah Tradisi merariq di Desa Bonder, mendeskripsikan bagaimana prosesi Tradisi merariq dan untuk mendeskripsikan makna dari Tradisi merariq. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Dimana hal pertama yang dilakukan adalah heuristik, yaitu menelusuri dan mengumpulkan sumber yang diperlukan seperti data lapangan (wawancara dan dokumentasi), perpustakaan, jurnal, skripsi. Kemudian melakukan kritik sumber yang bertujuan untuk menyeleksi data sehingga diperoleh fakta dan data yang valid. Langkah selanjutnya sintesis data. Pada tahap ini dilakukan teknik interpretasi yaitu menafsirkan fakta-fakta sejarah kebudayaan yang didapatkan dari wawancara langsung ke Desa Bonder supaya fakta-fakta sejarah dan kebudayaan itu mempunyai hubungan antara yang satu dengan yang lain sehingga menjadi satu kesatuan yang utuh. Langkah terakhir penulisan yaitu memaparkan hasil penulisan dan mendeskripsikan dalam bentuk karya tulis. Dari hasil penelitian yang didapat sejarah munculnya tradisi Merariq di Pulau Lombok dilatarbelakangi oleh kesemena-menaan orang Hindhu-Bali terhadap perempuan Lombok sehingga munculnya inisiatif dari para pemuda Sasak, daripada para perempuan ini hanya dijadikan gundik atau pemuas nafsunya saja lebih baik para pemuda ini menyelamatkan dan kemudian menikahi perempuan tersebut. Menurut masyarakat Sasak merariq berarti mempertahankan harga diri dan menggambarkan sikap kejantanan dari seorang laki-laki Sasak karena dia berhasil mengambil seorang gadis pujaan hatinya, sementara pada sisi lain bagi orang tua gadis yang dilarikan juga cenderung menerima hal ini dikarenakan mereka beranggapan bahwa anak gadisnya adalah sesuatu yang sangat berharga yang jika diminta secara biasa maka dianggap seperti meminta barang yang tidak berharga.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kearifan lokal, Tradisi merariq, Suku Sasak |
| Subjects: | Tajuk Subjek > Ilmu Sosial > Adat Istiadat, Etiket, Folklor > Adat Istiadat Siklus Kehidupan Tajuk Subjek > Sejarah, Geografi, Biografi |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah Peradaban Islam |
| Depositing User: | Rusdin Zebua |
| Date Deposited: | 25 Mar 2025 00:45 |
| Last Modified: | 25 Mar 2025 00:45 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/26610 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
