Halim, Irsyadi Muhammad (2025) Pemanfaatan Tanah Ulayat di Nagari Piobang Menurut Konsep Ihya Al-Mawat. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover-daftar isi)
cover-daftar isi M. Irsyadi Halim NIM 2013040092.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (Bab l)
Bab l M. Irsyadi Halim NIM 2013040092.pdf - Published Version Download (366kB) |
|
|
Text (Bab lll)
Bab lll M.Irsyadi Halim NIM 2013040092.pdf - Published Version Download (637kB) |
|
|
Text (Bab V-daftar pustaka)
Bab V-daftar pustaka M.Irsyadi Halim NIM 2013040092.pdf - Published Version Download (188kB) |
|
|
Text (Full text)
full text M.Irsyadi Halim NIM 2013040092.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Dari permasalahan tersebut yang menjadi tujuan penelitian yaitu: untuk menganalisis pemahaman masyarakat di Nagari Piobang terkait konsep Ihya al-Mawat. Kedua, untuk menganalisis penerapan konsep Ihya al-mawat pada tanah ulayat di Piobang? Ketiga, untuk menganalisis realita pemanfaatan tanah terlantar ditinjau dari konsep Ihya al-mawat. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum empiris dan pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. adapun informan penelitian adalah tokoh adat, penggarap tanah dan tokoh ulama. Teknik pengolahan data mengikuti langkah-langklah model Craswel. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian yaitu: pertama, Pemahaman masyarakat tentang ihya al-mawat yaitu tanah yang tidak bisa digarap, dimanfaatkan selama berbulan-bulan bahkan sampai bertahun-tahun tidak jelas siapa pemiliknya maka menghidupkan lahan baru diperbolehkan. Kedua, Penerapan konsep Ihya al-mawat atau menghidupkan tanah mati terhadap tanah ulayat di Nagari Piobang menunjukkan adanya tanah tidak bisa digarap, dimanfaatkan selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun kemudian. Penggunaan tanah terlantar yang ditujukan untuk kepentingan sosial dan ekonomi, yang semula tidak dikelola oleh individua tau kelompok tertenu, setelah diolah sesuai dengan prinsip Ihya al-mawat. Kini menjadi milik orang yang mengelola dan menghidupkannnya selama tidak bertentangan dengan hukum adat. Ketiga, Pemanfaatan tanah terlantar realitasnya perlu diawasi terutama dalam hal kesepakatan dari pihak yang bersangkutan dikarenakan pemilik tanah tidak memanfaatkan tanahnya secara maksimal.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pemanfaatan Tanah, Tanah Ulayat, Ihya Al-Mawat |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syari'ah |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 11 Mar 2025 03:07 |
| Last Modified: | 11 Mar 2025 03:07 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/25909 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
