Fahira, Edelia Suci (2025) Tradisi Tahlilan Dalam Acara Kematian Pada Masyarakat Nagari Sungai Sariak Padang Pariaman. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (COVER- DAFTAR ISI)
cover-daftar isi.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I EDELIA SUCI FAHIRAA.pdf Download (211kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III EDELIA SUCI FAHIRA.pdf Download (162kB) |
|
|
Text (BAB V - DAFTAR PUSTAKA)
BAB V - DAFTAR PUSTAKA EDELIA SUCI FAHIRA.pdf Download (222kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
SKRIPSI FULLTEXT EDELIA SUCI FAHIRA 2115030020.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Studi ini bertujuan untuk untuk mengkaji tradisi tahlilan dalam acara kematian di Padang Pariaman. Kajian tentang tahlilan dalam konteks ini penting dilakukan karena terdapat perbedaan pelaksanaan di setiap daerah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang sejarah tradisi tahlilan di Nagari Sungai Sariak, melihat prosesi tahlilan serta memahami makna-makna simbolik yang terkandung dalam tradisi tahlilan di Nagari Sungai Sariak tersebut. Penelitian yang penulis lakukan adalah penelitian lapangan (field research) yang menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tiga pendekatan utama, yaitu antropologi, sosiologi, dan fenomenologi. Sumber data primer yaitu Labai dan beberapa tokoh masyarakat di Nagari Sungai Sariak dan data sekunder diambil dari buku-buku, artikel, jurnal dan sumber lain yang ada kaitannya dengan penelitian ini. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis adalah reduksi data, display data, penyimpulan. Teknik uji keabsahan data adalah Triagulasi dan penentuan informan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa: Pertama, Sejarah Tradisi tahlilan dalam acara kematian pada masyarakat Nagari Sungai Sariak, berdasarkan kesimpulan dari hasil wawancara beberapa narasumber yaitu berasal dari Syekh Burhanuddin. baik dari segi sejarah maupun prosesnya, merupakan salah satu tradisi yang masih bertahan dan dilestarikan oleh masyarakat Nagari Sungai Sariak hingga saat ini. Tradisi ini memiliki tujuan utama untuk mendoakan si mayit, dengan mengikuti syarat dan bacaan yang telah ditentukan secara turun-temurun. Prosesi tradisi tahlilan di Nagari Sungai Sariak, persiapan awal yang dilakukan yaitu menyiapkan semua perlengkapan untuk tahlil, seperti tabia tirai, carano dan selengkapnyo. Untuk proses selanjutnya langkah pertama yang dilakukan adalah menentukan siapa yang akan ditahlilkan. Setelah itu, untuk bacaan tahlilan, proses dimulai dengan seorang tukang qorah yang memimpin dan membacakan doa-doa sesuai dengan bacaan yang sudah ditetapkan. Makna-Makna Simbolik Yang Terkandung Dalam Tradisi Tahlilan Di Nagari Sungai Sariak, makna-makna tersebut tidak hanya tercermin dari bacaan doa, tetapi juga melalui penggunaan alat-alat dan penyajian makanan yang menjadi bagian dari ritual.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tahlilan tradition, symbolic meaning, Nagari Sungai Sariak |
| Subjects: | Agama Islam > Sosial dan Budaya Islam Agama Islam > Sosial dan Budaya Islam > Adat Istiadat dalam |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Studi Agama-Agama |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 10 Mar 2025 11:28 |
| Last Modified: | 10 Mar 2025 11:28 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/25704 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
