Monika, Mia (2025) Stagnasi Pengembangan Desa Tertinggal Perspektif Siyasah Maliyah : Studi Di Nagari Garabak Data Kecamatan Tigo Lurah Kabupaten Solok. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.
|
Text (cover dll)
Mia Monika 2113030149 cover-daftar isi.pdf - Published Version Download (3MB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I Mia Monika 2113030149.pdf - Published Version Download (753kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III Mia Monika 2113030149.pdf - Published Version Download (489kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V Mia Monika 2113030149.pdf - Published Version Download (589kB) |
|
|
Text (fulltext)
Mia Monika 2113030149 Skipsi Full text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (9MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi desa di Nagari Garabak Data yang stagnan dalam pengembangannya. Berdasarkan Data Indeks Desa Membangun Tahun 2023, Nagari ini tergolong desa tertinggal di Kabupaten Solok. Padahal, sesuai Perpres Nomor 63 Tahun 2020 tentang Daerah Tertinggal 2020-2024, Kabupaten Solok tidak lagi termasuk kategori daerah tertinggal. Oleh sebab itu, penulis tertarik meneliti apa yang menyebabkan Nagari Garabak Data stagnan dalam pengembangannya dalam bentuk karya ilmiah. Adapun pertanyaan penelitian adalah apa saja faktor penyebab stagnasi pengembangan desa tertinggal di Nagari Garabak Data, bagaimana dampaknya, dan bagaimana tinjauan siyasah maliyah terhadap stagnasi tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Sumber data dalam penelitian ini adalah Wali Nagari dan Sekretaris Nagari Garabak Data. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan 1) Faktor penyebab stagnasi dalam pengembangan desa tertinggal di Nagari Garabak Data yang pertama keterbatasan kewenangan dalam pembangunan infrastruktur yang menjadi tanggung jawab Kabupaten Solok dan Provinsi Sumatera Barat; kedua, keterbatasan dana desa yang tidak mencukupi kebutuhan wilayah terpencil; ketiga, ketidaksesuaian penggunaan dana desa dengan prioritas nasional; keempat, mispersepsi terkait alokasi dana desa. 2) Dampak stagnasi ini adalah tingginya angka kemiskinan dan rendahnya kualitas pendidikan masyarakat.3) Dalam perspektif siyasah maliyah, stagnasi pengembangan Nagari Garabak Data menunjukkan belum tercapainya kesejahteraan masyarakat. Prinsip keadilan, maslahah, dan amar ma’ruf nahi munkar belum sepenuhnya diterapkan dalam pengelolaan pemerintahan Nagari Garabak Data.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Stagnasi, Siyasah Maliyah, Desa Tertinggal |
| Subjects: | U Umum (General) > Hukum |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Tata Negara |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 24 Mar 2025 04:06 |
| Last Modified: | 24 Mar 2025 04:06 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/24843 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
