Khairanisa, Mutia (2025) Eksistensialisme Albert Camus Dalam Novel The Midnight Library Karya Matt Haig. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover-Daftar Isi)
COVER-DAFTAR ISI.pdf - Published Version Download (584kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (410kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version Download (310kB) |
|
|
Text (BAB V- DAFTAR PUSTAKA)
BAB V-DAPUS.pdf - Published Version Download (346kB) |
|
|
Text (MUTIA KHAIRANISA FULLTEXT)
MUTIA KHAIRANISA 2115010021 FULLTEXT.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini berlandaskan dari adanya keinginan terbesar manusia untuk menemukan makna di tengah realitas kehidupan yang seringkali tidak masuk akal. Dalam kondisi seperti itu manusia dituntut untuk dapat bereksistensi sesuai dengan kehendak pribadinya, sehingga dapat menjadi manusia yang autentik. Hal tersebut digambarkan dengan menarik dalam Novel The Midnight Library karya Matt Haig yang sarat akan sisi-sisi filosofis yang mendalam. Maka digunakan perspektif Eksistensialisme Albert Camus untuk mengkaji penggambaran Eksistensialisme, terutama konsep absurd, bunuh diri, pemberontakan dan manusia autentik dalam novel ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi 3 hal dalam novel The Midnight Library karya Matt Haig. Pertama, Konsep Absurd dalam novel The Midnight Library karya Matt Haig. Kedua, Konsep Bunuh Diri dan Pemberontakan dalam Novel The Midnight Library Karya Matt Haig dan ketiga, konsep manusia autentik dalam novel The Midnight Library karya Matt Haig. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan atau library research. Sumber utama dalam penelitian ini novel The Midnight Library karya Matt Haig dibantu dengan novel terjemahan dalam Bahasa Indonesia dengan judul Perpustakaan Tengah Malam. Sementara sumber-sumber pendukung berasal dari buku-buku, artikel, jurnal dan lain-lain. Analisis data dilakukan dengan metode analisis isi yang digunakan untuk mengidentifikasi tema-tema eksistensial dalam novel, kemudian hermeneutika digunakan untuk menafsirkan pesan-pesan yang terdapat dalam tema-tema yang telah diidentifikasi dan holistika digunakan untuk memahami karya secara menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel The Midnight Library Karya Matt Haig memang penuh akan hal-hal absurd di dalamnya. Dalam menghadapinya terdapat beberapa solusi untuk mengahadinya. Pertama, Nora Seed melakukan bunuh diri fisik dan bunuh diri filosofis. Kedua, Nora Seed melakukan pemberontakan. Dari pemberontakan yang dilakukan membawa Nora Seed menuju manusia yang autentik. Menjadi manusia autentik dengan kesadaran penuh akan absurditas, menolak menyerah akan kehidupan yang absurd tersebut dengan melakukan pemberontakan dan penerimaan terhadap hidup, hidup dengan bebas, berani, gigih dan fokus pada kehidupan saat ini tanpa terlalu berharap pada masa depan yang tidak pasti.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Eksistensialisme, Albert Camus, The Midnight Library, Matt Haig |
| Subjects: | U Umum (General) > Filsafat U Umum (General) |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Aqidah dan Filsafat Islam |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 25 Feb 2025 01:13 |
| Last Modified: | 25 Feb 2025 01:13 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/24247 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
