Kasla, Sanju (2025) Kesadaran Hukum Masyarakat Dalam Menerapkan Fatwa DSN MUI Nomor 75 Tahun 2009 Tentang Penjualan Langsung Berjenjang Syariah (Studi Kasus Millionaire Club Indonesia di Kecamatan Koto Baru Kabupaten Dharmasraya. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover dll)
COVER SANJU KASLA NIM 2113040012.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (Bab 1)
SANJU KASLA NIM 2113040012 BAB 1.pdf - Published Version Download (306kB) |
|
|
Text (BAB 3)
SANJU KASLA NIM 2113040012 BAB 3.pdf - Published Version Download (523kB) |
|
|
Text (BAB 5)
SANJU KASLA NIM 2113040012 BAB 5.pdf - Published Version Download (219kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
SANJU KASLA NIM 2113040012 fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (9MB) | Request a copy |
Abstract
Penulisan Skripsi ini dilatarbelakangi oleh jual beli sistem Multi Level Marketing (MLM) yang sudah berbasis syariah namun mengandung unsur eksploitasi dan ketidakadilan dalam bisnis tersebut sementara masyarakat tetap melakukannya. Adapun yang menjadi pertanyaan penelitian adalah: 1) Bagaimana praktik bisnis MLM MCI di Kecamatan Koto Baru Kabupaten Dharmasraya?; 2) Apa faktor yang melatarbelakangi masyarakat masih bergabung dalam MLM MCI di Kecamatan Koto Baru Kabupaten Dharmasraya? 3); Bagaimana kesadaran hukum masyarakat dalam menerapkan Fatwa DSN MUI Nomor 75 Tahun 2009 Tentang Penjualan Langsung Berjenjang Syariah pada Bisnis MLM MCI di Kecamatan Koto Baru Kabupaten Dharmasraya?. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penulis melakukan penelitian lapangan (field research) di Kecamatan Koto Baru dengan bertemu langsung member MCI sebagai informan penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa: 1) Praktik bisnis MLM MCI di Kecamatan Koto Baru Kabupaten Dharmasraya terdapat beberapa poin yang tidak sesuai dengan Fatwa DSN-MUI Nomor 75 Tahun 2009 yaitu fatwa poin 7 dan 9. 2) Faktor yang melatarbelakangi masyarakat bergabung ke MCI adalah faktor ekonomi, sosial dan lingkungan. 3) Kesadaran hukum masyarakat di Kecamatan Koto Baru Kabupaten Dharmasraya terhadap bisnis MLM MCI tergolong masih rendah karena adanya unsur eksploitasi dan ketidakadilan. Hal ini dapat dibuktikan dari indikator kesadaran hukum yaitu pengetahuan, pemahaman, sikap serta perilaku hukum. Dari pengetahuan hukum, member MCI sebagian besar tidak mengetahui tentang eksploitasi dan ketidakadilan yang tercantum di Fatwa DSN-MUI Nomor 75 Tahun 2009, begitu juga dengan pemahaman, sikap dan perilaku member MCI terhadap hukum tergolong rendah.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kesadaran hukum, Fatwa, MCI dan MLM |
| Subjects: | Agama Islam > Fiqih (Hukum Islam) > Mu'amalah |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syari'ah |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 25 Feb 2025 03:33 |
| Last Modified: | 25 Feb 2025 03:33 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/24242 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
