Keputusan Jamaah Masjid Syekh Ahmad Khatib Al- Minangkabawi Sumatera Barat Berinfak Menggunakan QRIS

Fitri, Insanul (2026) Keputusan Jamaah Masjid Syekh Ahmad Khatib Al- Minangkabawi Sumatera Barat Berinfak Menggunakan QRIS. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.

[img] Text (cover)
COVER -DAFTAR ISI Insanul Fitri.pdf - Published Version

Download (834kB)
[img] Text (bab 1)
BAB I Insanul Fitri (1).pdf - Published Version

Download (262kB)
[img] Text (bab 3)
BAB III Insanul Fitri (1).pdf - Published Version

Download (194kB)
[img] Text (bab v-dapus)
BAB V - DAPUS Insanul Fitri (1).pdf - Published Version

Download (260kB)
[img] Text (fulltext)
SKRIPSI Insanul Fitri Full Text (1).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan digitalisasi yang turut memengaruhi praktik berinfak di masjid, salah satunya melalui penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Kehadiran QRIS memberikan alternatif bagi jamaah dalam menyalurkan infak secara non-tunai, namun penggunaannya belum dilakukan secara merata karena masih terdapat jamaah yang memilih metode konvensional. Kondisi tersebut menunjukkan adanya proses pengambilan keputusan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor dalam diri maupun lingkungan jamaah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keputusan internal dan keputusan eksternal jamaah Masjid Syekh Ahmad Khatib Al- Minangkabawi Sumatera Barat dalam menggunakan QRIS sebagai sarana berinfak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah 10 orang yang terdiri dari pengurus masjid dan jamaah yang telah menggunakan QRIS untuk berinfak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan internal jamaah dalam menggunakan QRIS dipengaruhi oleh faktor psikologis dan faktor personal. Faktor psikologis meliputi motivasi beribadah, persepsi terhadap kemudahan QRIS, kepercayaan terhadap keamanan transaksi, serta rasa nyaman dan yakin dalam menggunakan pembayaran digital. Sementara itu, faktor personal meliputi usia, pekerjaan, pendapatan, gaya hidup, serta pengalaman menggunakan teknologi. Jamaah yang telah terbiasa menggunakan pembayaran digital cenderung lebih mudah menerima QRIS sebagai sarana berinfak. Adapun keputusan eksternal dipengaruhi oleh faktor sosial dan budaya. Faktor sosial terlihat dari pengaruh pengurus masjid, keluarga, teman, lingkungan jamaah, dan tokoh agama, sedangkan faktor budaya berkaitan dengan nilai keagamaan, budaya gotong royong, kepedulian sosial, serta kemampuan masyarakat menyesuaikan perkembangan teknologi dengan tetap mempertahankan nilai adat dan agama. Dengan demikian, penggunaan QRIS dalam berinfak tidak hanya dipengaruhi oleh kemudahan teknologi, tetapi merupakan hasil pertimbangan faktor internal dan eksternal jamaah. QRIS menjadi media baru yang membantu jamaah melaksanakan kebiasaan berinfak sesuai dengan perkembangan teknologi tanpa menghilangkan nilai sosial dan keagamaan yang telah berkembang di lingkungan masyarakat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: ### Kata Kunci Keputusan Jamaah, QRIS, Infak
Subjects: Tajuk Subjek > 2x0 Agama Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi
Depositing User: Ruang Baca FDIK
Date Deposited: 16 Oct 2026 08:11
Last Modified: 16 Oct 2026 08:11
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/34767

Actions (login required)

View Item View Item