Pembatalan Orderan Maxim untuk Menghindari Pemotongan Saldo Ditinjau dari Etika Bisnis Islam

Putra, wirdali wezi (2026) Pembatalan Orderan Maxim untuk Menghindari Pemotongan Saldo Ditinjau dari Etika Bisnis Islam. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Wezi Wirdali Putra (2213040011) Cover dan daftar isi)
COVER dan DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (Wezi Wirdali Putra (2213040011) BAB I)
BAB I (1).pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (Wezi Wirdali Putra (2213040011) BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (730kB)
[img] Text (Wezi Wirdali Putra (2213040011) BAB V dan DAFTAR PUSTAKA)
BAB V dan DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (528kB)
[img] Text (Wezi Wirdali Putra (2213040011) Fulltext)
Wezi Wirdali Putra (2213040011) Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Pembatalan ini terjadi karena driver menghindari pemotongan saldo dengan cara, meminta kepada Konsumen untuk membatalkan di aplikasi (Pembatalan Online) namun tetap mengantarkan konsumen dengan harga yang sama dengan aplikasi. Pertanyan penelitian dalam penelitian ini bagaimana praktik pembatalan orderan maxim untuk menghindari pemotongan saldo, dan tinjauan etika bisnis Islam terhadap pembatalan orderan maxim, Penulis dalam mengunakan metode penelitian studi lapangan (Field researrch) jenis penelitian digunakan adalah kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pembatalan pesanan pada aplikasi Maxim masih sering terjadi dan umumnya dilakukan atas inisiatif pengemudi. Alasan utama yang melatarbelakangi tindakan tersebut adalah keinginan pengemudi untuk menghindari pemotongan saldo atau komisi yang dikenakan oleh perusahaan. Selain itu, faktor ekonomi, seperti meningkatnya biaya operasional kendaraan, kebutuhan hidup yang mendesak, serta berkurangnya jumlah pesanan, turut mendorong terjadinya praktik tersebut. Konsumen pada umumnya bersedia mengikuti permintaan pengemudi karena tetap memperoleh layanan dengan tarif yang sama dan dapat sampai ke tujuan tanpa kendala. Namun, meskipun tidak menimbulkan kerugian langsung bagi konsumen, praktik ini menyebabkan perusahaan kehilangan hak atas komisi serta data transaksi yang seharusnya tercatat dalam sistem aplikasi. Berdasarkan analisis etika bisnis Islam, praktik pembatalan pesanan yang tetap dilanjutkan di luar aplikasi tidak sesuai dengan prinsip-prinsip dasar etika bisnis Islam. Tindakan tersebut bertentangan dengan nilai ṣidq (kejujuran) karena tidak mencerminkan keterbukaan dalam pelaksanaan transaksi, bertentangan dengan prinsip amanah (tanggung jawab) karena mengabaikan kewajiban yang telah disepakati dalam hubungan kemitraan, serta tidak sejalan dengan prinsip 'adl (keadilan) karena mengakibatkan perusahaan kehilangan hak yang seharusnya diterima. Oleh karena itu, praktik pembatalan pesanan yang dilakukan untuk menghindari pembayaran komisi kepada perusahaan tidak dapat dibenarkan menurut etika bisnis Islam dan perlu dihindari guna menciptakan hubungan bisnis yang adil, jujur, dan bertanggung jawab bagi seluruh pihak yang terlibat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Pembatalan Orderan, Pemotongan Saldo, Etika Bisnis Islam.
Subjects: U Umum (General) > Ekonomi
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syari'ah
Depositing User: Ruang Baca Fakultas Syariah
Date Deposited: 26 Jun 2026 07:52
Last Modified: 26 Jun 2026 07:52
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/33468

Actions (login required)

View Item View Item