Jelita, Dilla (2026) Penyesuaian Diri Warga Binaan Pemasyarakatan Di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Anak Air Batipuh Panjang Kecamatan Koto Tangah Kota Padang. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover dan Daftar isi)
Cover dan Daftar isi.pdf - Published Version Download (469kB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf - Published Version Download (502kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version Download (417kB) |
|
|
Text (BAB V DAN Daftar Pustaka)
BAB V dan Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (383kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
DILLA JELITA NIM 2112020063 FULLTEXT.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Penyesuaian Diri merupakan proses yang bersifat alamiah dan dinamis untuk mengubah perilaku individu agar lebih sesuai dengan lingkungannya. Fenomena menunjukkan bahwa secara umum Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) merasa canggung dan cemas dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan rutan yang sempit dan terbatas. Namun, disisi lain terdapat Warga Binaan Pemasyaraktan yang justru mampu menyesuaikan diri dengan baik dan tidak merasa canggung meskipun berada dalam kondisi ruangan yang sama. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran penyesuaian diri warga binaan pemasyarakatan di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Anak Air Batipuh Panjang Kota Padang, yang ditinjau dari aspek penyesuaian diri pribadi dan sosial. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan metode kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian dilakukan di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Anak Air Batipuh Panjang Kecamatan Koto Tangah Kota Padang. Informan penelitian terdiri dari, 4 orang Warga Binaan Pemasyarakatan dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu pemilihan informan berdasarkan kriteria tertentu. Kriteria informan dalam penelitian ini adalah: narapidana yang telah menjalani masa pidana selama 5 bulan hingga 1 tahun, berusia 18–40 tahun, serta bersedia menjadi informan dan memberikan informasi secara terbuka. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyesuaian diri Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mencakup aspek pribadi dan sosial. Pada aspek pribadi, WBP mampu mengendalikan emosi, menerima status sebagai narapidana, dan mematuhi aturan meskipun awalnya mengalami tekanan psikologis seperti, muncul perasaan sedih dan cemas akibat perubahan lingkungan, WBP secara bertahap mampu menstabilkan emosi melalui keterlibatan dalam kegiatan pembinaan seperti keagamaan,perbengkelan,budidaya ikan lele dan kegiatan barbeshop. Pada aspek sosial, WBP dapat menjalin interaksi yang cukup baik dengan sesama warga binaan dan petugas, meskipun terdapat hambatan berupa ketidaknyamanan lingkungan kamar, perbedaan latar belakang usia, dan keterbatasan ruang gerak. Berdasarkan temuan tersebut, diperlukan optimalisasi program pembinaan guna memperkuat aspek pribadi dan sosial WBP, serta penelitian lanjutan untuk mengkaji faktor lain yang mempengaruhi proses penyesuaian diri secara lebih mendalam.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Penyesuaian Diri, WBP, Aspek Pribadi dan Sosial |
| Subjects: | U Umum (General) > Psikologi |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Bimbingan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Bimbingan Konseling Islam |
| Depositing User: | Ruang Baca FDIK |
| Date Deposited: | 04 Mar 2026 03:52 |
| Last Modified: | 04 Mar 2026 03:52 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/32584 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
