Azizah, Hernelia Putri (2026) Keharmonisan Keluarga dengan Istri Sebagai Pencari Nafkah Utama di Nagari Pilubang Kecamatan Harau Kabupaten Limapuluh Kota. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (cover-daftar isi)
Cover-Daftar Isi.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (Bab 1)
Hernelia Putri Azizah 2213010044 BAB 1.pdf - Published Version Download (456kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III AZIZAH.pdf - Published Version Download (300kB) |
|
|
Text (BAB V-DAPUS)
BAB V-DAPUS.pdf - Published Version Download (255kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
SKRIPSI AZIZAH FULL TEKS.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena istri sebagai pencari nafkah utama dalam keluarga pada masyarakat Nagari Pilubang, Kabupaten Limapuluh Kota. Nafkah pada dasarnya merupakan kewajiban suami sebagaimana diatur dalam hukum Islam dan peraturan perundangundangan di Indonesia. Salah satu alasan istri bekerja sebagai pencari nafkah utama dalam keluarga di Nagari Pilubang ialah karena desakan ekonomi yang semakin hari semakin sulit, sehingga mau tidak mau istri harus aktif bekerja di luar rumah demi memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Adapun rumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaimana keharmonisan rumah tangga istri sebagai pencari nafkah utama di Nagari Pilubang, Kabupaten Lima Puluh Kota. Dengan pertanyaan penelitian bagaimana faktor-faktor yang melatarbelakangi istri berperan sebagai pencari nafkah utama keluarga pada masyarakat Pilubang Kabupaten Limapuluh Kota dan bagaimana upaya yang dilakukan oleh suami dan istri dalam membangun keharmonisan rumah tangga. Penelitian ini ditulis dengan menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara langsung dengan empat belas istri yang menjadi pencari nafkah utama dalam keluarga di Nagari Pilubang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama faktor utama yang melatarbelakangi istri berperan sebagai pencari nafkah utama adalah desakan ekonomi, rendahnya pendapatan suami, pengangguran, serta kondisi kesehatan suami yang tidak memungkinkan untuk bekerja secara optimal. Kedua upaya yang dilakukan meskipun istri menjadi pencari nafkah utama, keharmonisan rumah tangga tetap dapat terjaga melalui adanya komunikasi yang baik, saling pengertian, kerjasama antara suami dan istri, pembagian peran yang seimbang, serta sikap saling mendukung dan menghargai. Dengan demikian, peran istri sebagai pencari nafkah utama tidak selalu berdampak negatif terhadap keharmonisan rumah tangga selama dilandasi dengan kesepakatan bersama dan nilai-nilai sakinah, mawaddah, dan warahmah.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Istri pencari nafkah utama, keharmonisan rumah tangga, nafkah |
| Subjects: | Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih > Hukum Keluarga, Perkawinan, Pernikahan Menurut Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 03 Mar 2026 03:09 |
| Last Modified: | 06 Apr 2026 04:49 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/32161 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
