Rahayu, Trisna (2025) Empati Sebagai Solusi Bullying Perspektif Buya Hamka Dalam Tafsir Al-Azhar. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (COVER-DAFTAR ISI)
TRISNA RAHAYU.NIM.2115050118.COVER-DAFTAR ISI.pdf - Published Version Download (825kB) |
|
|
Text (BAB I)
TRISNA RAHAYU.NIM.2115050118.BAB I.pdf - Published Version Download (822kB) |
|
|
Text (BAB III)
TRISNA RAHAYU.NIM.2115050118.BAB III.pdf - Published Version Download (699kB) |
|
|
Text (BAB V-DAFTAR PUSTAKA)
TRISNA RAHAYU.NIM.2115050118.BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (638kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
TRISNA RAHAYU.NIM.2115050118.FULLTEXT.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena bullying yang marak terjadi, khususnya di lingkungan masyarakat, menjadi persoalan serius yang dapat mengganggu perkembangan emosional dan sosial seseorang. Dalam menghadapi hal tersebut, nilai empati diyakini sebagai solusi yang efektif dan berkelanjutan. Buya Hamka, dalam Tafsir al-Azhar, menekankan pentingnya empati sebagai bagian dari akhlak mulia, cinta kasih, cerminan ketakwaan dan jalan perdamaian. Menolong, merasakan, mendengarkan, lemah lembut, rendah hati dan juga berbuat baik yang diajarkan dalam Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep empati menurut Buya Hamka serta relevansinya dalam mencegah tindakan bullying. Penulis menggunakan pendekatan kualitatif dan metode library research (studi Pustaka), data dikumpulkan dari sumber primer yaitu Tafsir al-Azhar karya Buya Hamka dan karya-karyanya seperti Tasawuf Modern, Pribadi, Lembaga Budi, Falsafah Hidup dan yang lainnya, serta diperkuat oleh literatur sekunder seperti jurnal, buku, karya-karya ilmiah dan penelitian terdahulu. Teknik pengumpulan data, diawali dengan mencari data primer kemudian dilengkapi dengan data sekunder dan Teknik analisis data. Hasil kajian menjelaskan bahwa empati dalam pandangan Buya Hamka tidak hanya bersifat emosional, tetapi juga berdimensi spiritual dan sosial. Dalam pandangan Buya Hamka ciri-ciri empati adalah mengerti perasaan orang lain, seimbang/tidak memihak, berfikir jernih dan objektif, memiliki jiwa yang besar, memaafkan dan berprasangka baik. Langkah-langkah empati menurut Buya Hamka adalah mengenal dan menjernihkan hati nurani, merenungkan keadaan orang lain, meletakkan diri dalam posisi orang lain (tafa’ul), menghindari penghakiman dan prasangka, bertindak berdasarkan dengan kasih sayang, senantiasa menjaga lisan dan sikap. Faktor pendukung empati menurut Buya Hamka adalah kedalaman iman dan takwa, pemahaman terhadap ajaran Al-Qur’an dan sunnah, kelembutan hati, pengalaman sosial dan kedekatan dengan masyarakat, pendidikan akhlak sejak dini. Penanaman nilai empati sejak dini, sebagaimana tercermin dalam ajaran Al-Qur’an yang ditafsirkan Buya Hamka, dengan menolong, merasakan, mendengarkan, lemah lembut, rendah hati dan berbuat baik kepada sesama dapat membentuk pribadi yang penyayang, dan menjauhi kekerasan terhadap sesama. Dengan demikian, empati bukan hanya solusi individual, tetapi juga jalan menuju terbentuknya masyarakat yang damai dan beradab.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bullying, Buya Hamka,Tafsir al-Azhar |
| Subjects: | Agama Islam Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Ilmu Tafsir |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 07 Sep 2025 11:46 |
| Last Modified: | 07 Sep 2025 11:46 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/30258 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
