Windra, Ahmad (2025) Tafsir Kisah Surat Yusuf Dalam Pengendalian Hawa Nafsu Santri Di Pondok Pesantren Darussalam Pinagar. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover)
Cover-daftar isi.pdf - Published Version Download (756kB) |
|
|
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf - Published Version Download (345kB) |
|
|
Text (BAB 3)
BAB 3.pdf - Published Version Download (305kB) |
|
|
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf - Published Version Download (295kB) |
|
|
Text (Full Text)
BAB I-5.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya internalisasi nilai-nilai moral dan spiritual dalam pendidikan pesantren, khususnya dalam pengendalian hawa nafsu remaja di tengah tantangan modern. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: bagaimana praktek pembelajaran tafsir kisah Surat Yusuf di Pesantren Darussalam Pinagar, nilai-nilai apa saja yang terkandung dalam kisah tersebut terkait pengendalian hawa nafsu, dan bagaimana respon santri terhadap kajian tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkapkan praktek kajian tafsir kisah Surat Yusuf yang dilakukan di pesantren, mengidentifikasi nilai-nilai pengendalian hawa nafsu yang terkandung di dalamnya, serta memahami respon santri terhadap materi yang disampaikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap proses kajian, wawancara mendalam dengan guru dan santri, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kajian tafsir dilakukan dengan metode tradisional pesantren (mendhabit), menggunakan kitab tafsir jalalain. Proses kajian dimulai dari pembarisan kitab, pengartian, penjelasan grametika, hingga penafsiran kontekstual oleh guru. Kajian surat Yusuf ayat 22-34 menunjukkan pesan pengendalian hawa nafsu melalui keteladanan nabi Yusuf, yang ditampilkan dalam struktur kisah Qur’ani berupa tokoh, alur, dan amanat. Nilai ini relevan dalam pembinaan akhlak santri di pesantren. Nilai-nilai utama yang ditanam melalui kisah Nabi Yusuf adalah kesabaran, ketabahan, kejujuran, tawakal, serta pengendalian hawa nafsu. Respon santri mencakup aspek kognitif (pemahaman terhadap materi), afektif (ketertarikan dan kesan positif), serta konatif (perilaku nyata menjaga diri dan menghindari pergaulan bebas). Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa tafsir kisah Surat Yusuf efektif menjadi sarana pendidikan moral dan spiritual dalam membentuk karakter santri di lingkungan pesantren. Kata kunci: tafsir, Surat Yusuf, Hawa Nafsu, Pesantren, Pendidikan Islam
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | tafsir, Surat Yusuf, Hawa Nafsu, Pesantren, Pendidikan Islam |
| Subjects: | Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Ilmu Tafsir |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 25 Aug 2025 08:41 |
| Last Modified: | 25 Aug 2025 08:41 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/26883 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
